Artikel Kristen - Tanda Akhir Zaman – Munculnya Mesias palsu bagian 1


Artikel Kristen –
Tanda Akhir Zaman – Munculnya Mesias Palsu

Sumber tulisan :
Dari Buku judul
10 Tanda Akhir Jaman Episode I  --Mesias Palsu- Perang- Kelaparan
Karangan : pak Sincoy A. R
Penerbit : Media Glory Haleluya                         


Matius 24 : 4 - 5
24:4 Jawab Yesus  kepada mereka: "Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! 24:5 Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang


           Kisah di mulai di mana Tuhan Yesus menuju Yerusalem bersama 12 muridnya . Tuhan Yesus mengetahui bahwa kedatanganya kesana untuk mengantarkan nyawa . Di kota Yerusalem , Tuhan Yesus mengetahui bahwa Ia akan diserahkan oleh penduduk Yerusalem untuk disalib sampai mati . Ada banyak peristiwa yang terjadi , ketika Ia masuk Yerusalem , Tuhan Yesus naik keledai dan disambut dengan meriah .Kemudian peristiwa – peristiwa lain yang terjadi adalah :

- Tuhan Yesus mengusir semua orang yang berjualan di Bait Allah, dan Ia berkata "Ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun." ( Matius 21: 12 ).

Hal yang dilakukan Tuhan Yesus itu , juga akan terjadi di akhir jaman . Sebelum Kedatangan Tuhan Yesus Kedua kalinya di akhir jaman , maka Ia akan membersihkan Bait atau gerejaNya dari segala dosa dan kenajisan. Ia akan menegur bahkan menghukum jemaat gereja yang menajiskan gereja. Gereja adalah kudus karena Tuhan hadir disana saat ibadah doa dan pujian dinaikan oleh jemaatNya.

- Ia menyembuhkan orang – orang yang buta dan timpang ( Matius 21: 14 ).

Sebelum Kedatangan Tuhan kedua kalinya sangat banyak mukjizat kesembuhan dari Tuhan kepada umatNya pada abad ini . Dalam KKR kesembuhan banyak sekali penyakit yang disembuhkan . Mukjizat kesembuhan yang terjadi 2.000 tahun lalu juga terjadi pada abad ini.

- Ia mengutuk pohon ara sehingga menjadi kering karena saat ia lapar dan mencari buah tapi tidak menemukan satu buahpun. Tuhan Yesus juga mengajarkan kepada para muridNya bahwa mereka dapat mengadakan mukjizat seperti itu asalkan percaya dan tidak bimbang .
(Matius 21 : 18- 21)

- Tuhan Yesus ke Bait Allah , disana Ia mangajar tentang firman Tuhan dan memberikan beberapa perumpamaan . Beberapa orang Farisi dan Saduki berusaha mencobai Dia dengan berbagai pertanyaan tapi Tuhan Yesus menjawab semua pertanyaan itu. (Matius 21: 23- 46 dan Matius 22 ) .

- Tuhan Yesus mengecam para ahli Taurat dan orang Farisi, karena banyak dosa orang Farisi misalnya :

- Orang Farisi meninggikan diri dan suka dihormati orang. (Matius 23:6-12) 
                        
- Menelan rumah janda- janda atau memperdaya para janda (Matius 23 : 14)

- Menyesatkan orang lain sehingga ia menjadi lebih jahat (Matius 23 : 15)

- Lebih mementingkan emas (harta) daripada Bait suci (Matius 23 :16-22)

 - Berbuat munafik (Matius 23 :24-28)

- Karena mereka keturunan dari para pembunuh nabi , dan mereka akan       menangung hukuman atas dosa nenek moyang mereka (Matius 23 :29-36)



Setelah Tuhan Yesus mengecam dosa- dosa para ahli Taurat dan orang Farisi maka Ia pergi keluar dari  Bait Suci bersama murid- muridNya . Ia menubuatkan bahwa Bait Suci akan diruntuhkan (Matius 24 :1-2) . Tuhan Yesus naik ke atas Bukit Zaitun dan murid- muridNya  mengikuti Dia dan ikut mendaki ke atas Bukit Zaitun . Para murid Yesus percaya bahwa dunia akan berakhir dan Tuhan akan datang kembali untuk mengahkimi dunia.

(Matius 24: 3 )
Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?"


            Untuk menjawab pertanyaan murid-muridNya, Tuhan Yesus tidak menyebutkan tanggal , bulan dan tahun kedatanganNya ,tapi langsung menjawab supaya mereka waspada supaya mereka jangan disesatkan oleh Mesias Palsu .Kemudian Tuhan Yesus menjabarkan tanda- tanda lain mengenai tanda kedatangaNya kedua kali di akhir jaman.

             Untuk lebih jelasnya kita membahas satu persatu 10 tanda akhir jaman yang telah dikatakan Tuhan Yesus.

1). Munculnya Mesias Palsu (Matius 24 :4-5).
2). Perang atau kabar tentang perang (Matius 24:6 dan Matius 24:7a ).
 3). Kelaparan (Matius 24:7b)
4). Penyakit (Matius 24: 7b, Alkitab versi King James) 
5). Gempa bumi (Matius 24:7b)
6). Aniaya dan dibunuh karena mengikut TuhanYesus (Matius 24:9)
7). Banyak orang yang murtad  (Matius 24:10) 
 8). Banyaknya nabi palsu (Matius 24:11)
 9). Kedurhakaan dan kasih menjadi dingin (Matius 24:12)
10).Injil diberitakan keseluruh dunia ( Matius 24: 14 )

            Sungguh sangat mengerikan tanda- tanda akhir jaman diatas . Sembilan tanda adalah tanda yang merupakan kabar buruk dan tanda terakhir merupakan tanda yang baik karena Injil akan diberitakan keseluruh dunia.

 Selain kesepuluh tanda itu ada tanda khusus khususnya di Yerusalem akan muncul pembinasa keji yang akan membunuh banyak orang di kota Yerusalem di dekat tempat kudus atau Bait Allah .Tuhan Yesus menyarankan agar orang melarikan diri jika ada pembinasa keji yang menyerang kota tempat tinggal mereka (Matius 24:15-21).

Pada saat kedatangan Tuhan Yesus akan muncul peristiwa sebagai berikut .
1). Matahari menjadi gelap
2). Bulan tidak bercahaya
3). Bintang- bintang berjatuhan.
4). Kuasa- kuasa langit akan goncang.
         Ini berarti gaya gravitasi antar bumi , asteroid , planet- planet lain dan bintang menjadi  tidak teratur .Seluruh  bumi bisa berguncang dengan keras karena letak bumi bergoyang .
   5). Anak Manusia atau Tuhan Yesus akan muncul di langit dan menyuruh malaikat-   malaikatNya mengumpulkan semua.

      (Matius 24: 30-31 )
24:30 Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.
24:31 Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.

Tujuan Tuhan Yesus mengumpulkan semua manusia adalah untuk diadili .Bagi yang berbuat dosa dan tidak setia pada Tuhan akan masuk neraka sedangkan yang berbuat benar dan setia pada Tuhan akan masuk surga .

              Tuhan Yesus telah berpesan kepada kita dalam Matius 24 : 32- 51 yaitu :
      1).  Waktu kesudahan jaman sudah dekat dan diambang pintu .(Matius 24 :33)
   2).  Tuhan berkata dalam Matius 24 :35 , ” Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-  Ku tidak akan berlalu. ” Ini berarti perkataan akhir jaman dari Tuhan Yesus adalah benar dan akan terjadi dan  tidak dapat dibatalkan .
   3). Kita disuruh berjaga- jaga dan siap sedia , karena waktu dimana Tuhan datang , tidak kita  ketahui . (Matius 24: 42- 44).
   4).  Bagi yang setia dan bijaksana (Matius 24:45-47) akan diangkat oleh Tuhan mejadi pengawas segala milikNya , artinya mewarisi kerajaan Surga dan diberi kuasa untuk menghakimi banga- bangsa.(Matius 19:28, 1 Korintus 6:2-3, Wahyu 20:4). Bagi yang berbuat jahat (Matius 24:48-51), akan dibawa ketempat yang penuh ratapan dan kertakan gigi yaitu di neraka.

 Tuhan berkata dalam Markus 13: 13,” Kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya ia akan selamat.”


KESIMPULAN

 Tuhan sudah memberitahukan terlebih dahulu tentang tanda- tanda jaman . Tuhan telah menasihati kita dalam menghadapi 10 tanda akhir jaman yang telah dijabarkan dihalaman sebelumnya.
1). Dalam menghadapi Mesias Palsu dan nabi Palsu, Tuhan mengatakan supaya kita waspada dan jangan sampai ada yang menyesatkan kita.(Matius 24:4).

2).  Saat disekeliling kita terjadi perang, gempa bumi, penyakit dan kelaparan , maka Tuhan   menyuruh kita jangan gelisah (Matius 24: 6).

3). Saat terjadi aniaya karena kita mengikuti Tuhan Yesus , kita harus bertahan dalam mengikuti Tuhan Yesus supaya kita selamat (Matius 24: 13).

4). Waktu terjadi, banyak orang yang murtad dan kasih manusia menjadi dingin terhadap sesamanya , maka kita harus tetap setia dan mengasihi Tuhan (Matius 22:37) , mengasihi orang lain (Matius 45:43-44) dan menasihati orang lain yang telah murtad dan berbuat jahat (Matius 18:15-17)

5). Waktu injil diberitakan keseluruh dunia, maka kita dapat berperan serta membantu proyek penginjilan lewat bantuan doa, uang bahkan tenaga.

Definisi Mesias Palsu

 Sebelum membahas bab ini, kita harus mengerti arti dari Mesias Palsu . Mesias merupakan kata Ibrani . Mesias atau Masyiakh dalam bahasai Ibrani berarti ” yang di urapi Tuhan ”. Karena waktu itu Israel yang dikuasai Romawi dan bahasa Yunani merupakan bahasa internasional . Maka kata Mesias dalam bahasa Yunani  disebut juga Kristus .

 Orang Israel sangat berharap munculnya Mesias yang akan menyelamatkan Israel dari bangsa- bangsa lain yang menjajah mereka dan merebut kembali wilayah mereka yang dikuasai bangsa lain. Orang Israel percaya Mesias adalah Anak Allah yag akan memimpin mereka menuju kedamaian dan kesejahteraan.

 Munculnya Mesias sudah dinubuatkan Tuhan melalui hamba- hambaNya yaitu oleh Yakub atau Israel ( Kejadian 49 : 10) , dinubuatkan oleh Musa ( Ulangan 18 :15) dan oleh para nabi lainnya. Tokoh yang pantas diberi gelar Mesias atau Kristus adalah Tuhan Yesus .Tuhan Yesus dalam Matius 16:15-20 menyatakan bahwa Ia adalah Mesias. Mesias selain bertugas untuk menyelamatkan bangsa Israel dan bangsa- bangsa lain , Mesias juga memiliki jabatan sebagai pemimpin (Matius 23 :10) .

 Sekarang yang menjadi pembahasan, arti dari kata Mesias Palsu. Mesias Palsu adalah orang yang bukan Mesias tapi berani mengaku sebagai mesias . Tujuan Mesias Palsu mengaku sebagai mesias adalah supaya Mesias Palsu tersebut meraih kekuasaan, popularitas, penghormatan, kekayaan dan sebagainya.

 Dalam penantian panjang orang Israel yang merindukan kedatangan Mesias , telah muncul banyak Mesias Palsu yang menyesatkan bangsa itu untuk memberontak terhadap pemerintahan asing di Israel seperti Teudas, Yudas dari Galilea , Simon Bar Kokhba dan sebagainya .
Saat semua Mesias Palsu itu mati maka baru diketahui bahwa mereka bukan mesias dan pengikutnya bubar. Sebagian besar orang Israel tidak percaya bahwa Tuhan Yesus adalah Mesias Asli , walaupun banyak mukjizat terjadi dalam nama Tuhan Yesus .


MESIAS PALSU YANG DITULIS ALKITAB

 Dalam bab ini hanya dibahas Mesias Palsu yang sudah ada di masa lalu dan telah ditulis di Alkitab. Pada masa itu Israel dikuasai oleh Romawi. Untuk itu kita bahas sekilas sejarah Israel . Israel memiliki pemerintahan sendiri yang merdeka dibawah kepemimpinan dinasti Hasmonea  (dinasti Makabe)  pada tahun 165 SM – 63 SM yang Dinasti Makabe ini terus berperang dengan kerajaan Seleucid (Syria Yunani) dan dengan pasukan Yahudi yang memihak Yunani . Kerajaan Syria Yunani sebagai penyerang ditaklukan oleh Romawi pada 64 SM oleh Pompeyus.

Munculnya Romawi dan Herodes

 Walaupun kerajaan Syria Yunani sudah dikuasai Romawi, namun kedamaian di Israel belumpulih. Di Israel sendiri terjadi perang saudara antara Salomo Alexandra, Hyrcanus II dan Aristobulus yang menginginkan jabatan raja Israel. Sebagian rakyat yang bosan pemerintahan berbentuk kerajaan . Dalam perang saudara itu, Hyrcanus II menjadi raja Israel . Hyrcanus II memiliki bawahan bernama Antipater (ayah dari Herodes). Pada umur 25 tahun , Herodes diberi jabatan oleh ayahnya , Antipater sebagai gubernur Galilea.

 Herodes berasal dari Idumea , daerah orang Edom. Ia adalah orang Edom . Orang Edom di Idumea pada tahun 140 – 130 SM dipaksa oleh raja Israel , untuk memeluk agama Yahudi atau diusir . Sebagian besar orang Edom di Idumea masuk agama Yahudi dan Herodes juga beragama Yahudi .
Pada 43 SM, ayah Herodes, Antipater di bunuh dengan racun dan Antigonus berusaha merebut  jabatan sebagai raja Israel. Herodes ke Romawi untuk minta bantuan dan oleh senat Roma , Herodes diangkat jadi raja orang Yahudi. Pada 37 SM, Herodes bersama pasukan Romawi menguasai Israel dan menghukum mati Antigonus .

 Israel akhirnya berada di bawah pengawasan kekaisaran Romawi dan Raja Herodes ditetapkan sebagai raja Israel yang tunduk pada Romawi. Untuk meraih dukungan rakyat Israel , ia menikah Mariam II, putri imam Besar Simon . Selain itu untuk meraih simpati rakyat , Herodes memperluas Bait Allah II dalam ukuran yang besar . Hal ini jelas menyenangkan hati rakyat, kaum Farisi dan ahli Taurat , karena Bait Allah II dianggap orang Israel tempat suci, dimana Allah dapat hadir disana. Herodes juga membangun saluran air untuk Yerusalem serta benteng Herodium dan benteng Masada.

 Setelah meninggalnya Herodes I (Herodes Agung) yang memiliki 10 isteri , maka jabatanya sebagai raja digantikan oleh anak- anaknya. Anak – anak Herodes I yang jadi raja mengantikan dia adalah :

- Herodes Archealus menjadi raja Yudea
- Herodes Antipas menjadi penguasa Galilea
- Herodes Philip I menjadi penguasa Batanea


Rakyat Israel menginginkan Mesias

 Rakyat Israel merasa wilayahnya dijajah oleh pemerintahan - pemerintahan asing yaitu bangsa Romawi dan bangsa Edom (keturunan Herodes) yang merupakan antek Romawi . Walaupun begitu banyak pula orang Israel yang bekerja untuk pemerintahan Romawi dan mereka bekerja sebagai pemungut cukai ( pemungut pajak) dan menjadi prajurit Romawi .

Orang Israel yang bekerja pada pemerintahan Romawi yaitu para pemungut cukai atau prajurit akan dijauhi orang Israel lainnya . Mereka dibenci dan dikucilkan orang Israel lainnya karena  dianggap pendosa , pengkhianat bangsa dan dianggap antek penjajah .

 Faktor- faktor yang menyebabkan orang Israel menjadi benci pada pemerintahan Romawi yang menjajah mereka .

1). Rakyat Israel merasa sebagai bangsa pilihan Allah, bangsa super diatas bangsa lain ,  maka merasa terhina jika mereka di jajah bangsa lain yang kafir (penyembah berhala).
2). Dinding bait Allah dipasangi patung simbol kerajaan Romawi yang dianggap bangsa Israel sebagai berhala . Ini membuat bangsa Israel benci kerajaan Romawi.
3). Dibawah pemerintahan Romawi dan anteknya Herodes , sebagian besar rakyat    mengalami kemiskinan . Hal ini diperparah lagi punggutan pajak yang berat dari   para  pemungut cukai dan prajurit Romawi .
4). Pemerintahan Romawi bersifat kejam kepada bangsa Israel dengan sering melakukan penyiksaan dan pembunuhan bagi mereka yang mau berontak. Keluarga Herodes dan Pilatus sebagai wali kerajaan Romawi juga kejam , misalnya :

      - Pembunuhan bayi usia dibawah 2 tahun di Betlehem atas perintah Herodes I atau   Herodes Agung (Matius 2:16) .
      -  Pembunuhan Yohanes Pembaptis oleh Herodes Antipas (Matius 14:3-12) .
      - Pembunuhan orang – orang Galilea dan darah mereka dicampur dengan darah korban bintang persembahan yang mereka bawa. Hal ini dilakukan atas perintah Pontius Pilatus (Lukas 13:1) .

  Dalam kondisi seperti ini orang Israel menginginkan Mesias . Orang Israel dikenal memiliki kehidupan beragama yang baik dan mereka sudah diajarkan isi kitab suci oleh orangtua mereka dan guru – guru agama. Salah satu ajaran agama mereka tentang nubuat datangnya Mesias dari keturunan Daud yang akan membebaskan mereka dari kuasa asing dan Mesias itu akan menjadi raja mereka yang memimpin dalam kesejahteraan .

 Itulah sebabnya pada masa pemerintahan Romawi ,orang Israel menungu kedatangan Mesias yang akan menyelamatkan mereka . Tapi saat Tuhan Yesus datang , sebagian besar orang Israel menolak dia, dan menyalibkan Tuhan Yesus . Ini sesuai dengan perkataan Tuhan Yesus dalam kitab Yohanes 5 : 43.

(Yohanes 5:43)
Aku datang dalam nama Bapa-Ku dan kamu tidak menerima Aku; jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu akan menerima dia.

 Maksud dari perkataan Tuhan Yesus itu adalah, Yesus sebagai Mesias yang diutus Allah Bapa tidak diterima oleh orang Israel. Tetapi jika orang lain mengaku sebagai Mesias , orang Israel akan menerima dia . Orang lain itu adalah Mesias Palsu yang akan menyesakan orang Israel berlagak sebagai pembebas tapi justru tindakannya akhirnya akan menyengsarakan orang Israel .


Mesias Palsu yang ditulis Alkitab

 Kebencian sebagian orang Israel terhadap pemerintahan Romawi membuat sebagian orang membentuk kelompok perlawanan terhadap pemerintahan Romawi. Kelompok ini disebut kaum Zelot yang memakai senjata untuk melawan Romawi . Waktu sebelum Tuhan Yesus mengajar, sudah muncul beberapa orang yang mengaku sebagai Mesias . Mereka menghasut orang Israel untuk memberontak terhadap Romawi.

 Contoh dari Mesias Palsu tersebut adalah :


1). Teudas (Kisah Para Rasul 5:36)
  Teudas dahulu mengaku sebagai pembebas Israel (Mesias) . Ia mengaku istimewa dan berbicara di hadapan banyak orang Israel . Orang Israel percaya padanya dan ia mempunyai 400  murid yang mengikuti dia . Ia berkeliling ke kota- kota dan desa- desa untuk menghasut rakyat agar memberonak pada Romawi.
Berita itu terdengar oleh pasukan Romawi dan akhirnya ia terbunuh oleh pasukan Romawi . Mendengar Teudas tewas maka murid- muridnya kabur takut ditangkap oleh pasukan Romawi. Gerakan pemberonatkan Teudas akhirnya lenyap.





    2). Yudas orang Galilea (Kisah Para Rasul 5:37)
    Yudas yang dimaksud bukan Yudas murid Yesus , tapi Yudas dari Galilea yang  menghasut rakyat untuk memberontak . Pada masa pendaftaran penduduk, dimana Kaisar Agustus menyuruh semua penduduk di wilayah kekuasaannya untuk menuju ke desa atau kota tempat penduduk lahir untuk dicatat identitasnya

.Tujuan pendaftaran ini untuk mengetahui jumlah penduduk dan mengumpulkan data penduduk. Pada waktu pendaftaran penduduk itu, Tuhan Yesus lahir di Betlehem .
   Yudas pada waktu itu sekitar tahun 4 SM, memanfaatkan kesempatan itu untuk memberontak pada Romawi . Kalau ia menang maka ia bisa menjadi penguasa Israel. Ia mengajak banyak orang Israel memberontak sambil mengumpulkan senjata seperti pedang , tombak, perisai dan sebagainya . Setelah persiapan cukup matang , maka ia bersama pasukannya mulai bergerak .

   Waktu itu penduduk banyak pergi berbondong- bondong pergi ke daerah masing- masing untuk mendaftar kepada pegawai Romawi . Yudas bersama pasukannya mulai menyerang dan membunuh para pegawai dan tentara Romawi . Pos- pos militer Romawi diserang dan kantor- kantor pemerintahan menjadi sasaran penyerangan . Saat mereka menyerbu benteng pertahanan Romawi di Israel dan menerobos masuk benteng dengan membunuh beberapa penjaga . Didalam benteng pasukan Romawi sudah bersiaga ,dengan berbaris rapi dan rapat lengkap dengan perisai besar dan tombak panjang.

   Yudas dan pasukannya terjebak oleh formasi barisan Romawi yang rapi dengan tombak. Dibenteng itu dari beberapa sisi , pasukan Yudas banyak yang mati oleh senjata Romawi. Memang waktu itu pasukan Romawi merupakan pasukan terkuat pada masa itu .Mereka dilatih militer dengan disiplin dan formasi barisan mereka yang rapi sulit dikalahkan . Romawi juga memakai alat pelontar yang dapat menembakan tombak raksasa membuat takut pasukan Yudas. Akhir cerita Yudas dan pasukannya tewas dalam perang melawan Romawi . Romawi juga melakukan pengejaran , penanglkapan dan menghukum mati para pemberontak . Korban tewas dari pihak Israel diperkirakan mencapai ribuan orang . 
  
Sungguh sangat mengerikan, penyesatan yang dilakukan Mesias Palsu tersebut karena menghasilkan kerugian yaitu :
       
1). Korban jiwa yang berjatuhan , akibat perang yang dilakukan oleh Mesias Palsu.
 ). Rakyat Israel ditipu untuk mempercayai Mesias Palsu . 
 3). Rakyat Israel disesatkan untuk melakukan kekerasan dan pembunuhan terhadap orang lain . Padahal dosa seperti ini dapat menyebabkan orang masuk neraka.
 4).Kerugian ekonomi, perang yang dilakukan Mesias Palsu menyebabkan kerusakan bangunan, kegiatan dagang jadi terganggu dan orang sulit untuk bekerja .Selain itu  Mesias Palsu mengajak pengikutnya untuk menyerahkan harta padanya .


PANDANGAN SEKTE AGAMA & POLITIK DI
ISRAEL TENTANG MESIAS

           Ada beberapa sekte –sekte agama dan politik pada jaman TuhanYesus hadir . Pandangan sekte- sekte agama dan politik tersebut mengenai Mesias adalah :

   1). Kaum Herodian

 Kelompok ini mendukung Herodes dan keturunannya sebagai raja Israel . Sebagian pengikut kaum ini mempercayai Herodes adalah Mesias yang dipilih Allah . Kelompok ini didirikan setelah Herodes I meninggal. Tujuan politik mereka adalah supaya keturunan Herodes menguasai seluruh tanah Israel yang merdeka dari Romawi untuk kepentingan bangsa Israel .
      Kelompok ini tidak mau mengakui Tuhan Yesus sebagai Mesias dan terlibat dalam menghasut pemerintah Romawi agar menyalibkan Yesus .

    2). Kaum Farisi (Matius15:2)
 Kelompok ini merupakan aliran keagamaan dan budaya yang terdiri dari para ahli Taurat, guru agama, rabi dan imam yang sangat berpengaruh dan dihormati rakyat Israel .

Kelompok ini sangat rajin mempelajari dan mengerti tentang kitab suci . Mereka sangat mentaati firman Tuhan dan merasa diri sebagai orang suci dihadapan orang Israel. Mereka rajin berdoa di pinggir jalan, suka duduk di depan Bait Allah dan suka memperlihatkan diri mereka puasa . Ini dilakukan mereka supaya terlihat suci dihadapan rakyat Israel . Sebenarnya mereka munafik, karena mereka suka meyesatkan orang , suka menginginkan harta orang lain dan kadang menelan rumah para janda (Matius 23) .

       Tuhan Yesus mengecam perbuatan kaum Farisi ini yang munafik .Sebagian besar kaum Farisi membenci Tuhan Yesus , dan tidak mengakui Tuhan Yesus sebagai Mesias. Kaum Farisi ini merupakan perencana utama dari peristiwa penyaliban Tuhan Yesus dan mereka sangat membenci Yesus .

       Kelompok ini percaya akan munculnya Mesias , tapi tidak percaya pada Yesus sebagai Mesias walaupun Tuhan Yesus membuat banyak mukjizat. Menurut pendapat mereka , Mesias itu akan datang dengan mukjizat lebih dahsyat dan kemuliaan Raja , tidak seperti Yesus yang menurut pendapat mereka tampil dengan penampilan sedarhana .

        Kaum Farisi sangat teguh dalam mempertahankan aturan budaya sendiri (adat istiadat Yahudi) . Mereka menolak budaya asing seperti budaya Yunani .  Kaum Farisi ini ingin mempertahankan Bait Suci dari kehancuran . Mereka takut pada Romawi yang mau menghancurkan Bait Suci dan Yerusalem . Itulah sebabnya mereka bersikap damai pada Romawi , ikut membayar pajak dan tidak mau terlibat dalam pemberontakan . Dalam Yohanes 1: 48 , tertulis jelas sikap kaum Farisi yang mau menyingkirkan Tuhan Yesus supaya tempat suci (Bait Allah) dan bangsa mereka tidak dirampas oleh pasukan Roma .
   
 (Yohanes 1: 48) Apabila kita biarkan Dia, maka semua orang akan percaya kepada-Nya dan orang-orang Roma akan datang dan akan merampas tempat suci kita serta bangsa kita.
    
 3). Kaum Zelot
        Kaum Zelot merupakan golongan dari orang Israel (Yahudi) yang menentang penjajahan Romawi. Organsiasi ini didirikan  antara tahun 6- 9 Masehi . Mereka sangat menentang Romawi , dengan cara menolak membayar pajak dan melawan dengan senjata terhadap Romawi .Kelompok ini merupakan gerakan rahasia , mengumpulkan senjata untuk perang gerilya melawan Romawi . Prinsip organisasi ini adalah berperang sampai titik darah penghabisan untuk melawan Romawi dan mereka pasukan yang tidak takut mati dalam berperang .

  Kaum Zelot berpendapat bahwa yang menjadi raja atas Israel adalah Allah  dan bukan pemerintahan Romawi . Itulah sebabnya mereka ingin membersihkan Bait Allah dari patung yang berisi simbol Romawi dan ingin merdeka total dari Romawi.

Kaum Zelot kadang terlibat dalam penyerangan dan pembunuhan terhadap mereka yang bekerja pada pemerintaan Romawi . Sasaran mereka yang mereka culik dan di bunuh dengan pisau adalah orang – orang Romawi , orang Yahudi yang bekerja pada Romawi misalnya pemungut cukai, pegawai pemerintah dan sebagainya .

  Pada zaman Yesus , pendapat kaum Zelot terpecah belah . Ada sebagian yang yang tidak mengakui Tuhan Yesus sebagai Mesias. Tapi ada sebagian yang mengakui  Tuhan Yesus adalah Mesias . Sebagian kaum Zelot yang percaya Yesus sebagai Mesias , ingin menjadikan Tuhan Yesus sebagai pimpinan untuk membebaskan Israeel dari penjajahan Romawi. Salah satu dari orang Zelot yaitu Simon orang Zelot menjadi murid Yesus (Lukas 6:15 ).

  Menurut catatan sejarah , puluhan tahun setelah Tuhan Yesus disalib . Kaum Zelot ini berkali-kali menyulut perang yaitu tahun 66- 70 , 115-  117 dan tahun 132 – 135 Masehi.  Perang itu yang membunuh ratusan ribu prajurit Romawi dan jutaan orang Israel . Ini terjadi karena kaum Zelot memepercayai para Mesias Palsu seperti Lukuas-Andreas dan Bar Kokhba yang ikut menghasut perang .

         4).   Orang Saduki (Matius 22: 23)
       Orang Saduki merupakan golongan agama yang umumnya terdiri dari para imam dan golongan ini sangat dipengaruhi oleh budaya Yunani.  Tidak ada yang tahu kapan kelompok ini berdiri tapi sudah ada sebelum 135 SM . Orang Saduki tidak percaya adanya kebangkitan orang mati atau malaikat.

   Sebagian besar orang Saduki hanya mengakui lima kitab Taurat (Kejadian, Keluaran , Imamat ,Bilangan dan Ulangan ) sebagai kitab yang berasal dari Tuhan . Kitab lain sesudahnya seperti kitab Yosua, Hakim- hakim ,1- 2 Raja ,kitab para nabi seperti Yesaya, Yeremia dan sebagainya tidak mereka akui sebaga Firman Tuhan . Karena yang mereka akui sebagai firman Tuhan cuma 5 kitab Taurat maka mereka tidak percaya akan nubuat dari para nabi tentang munculnya Mesias di masa depan yang akan memerintah Israel.    

Kelompok ini jelas tidak mengakui Yesus sebagai Mesias . Mereka beranggapan yang panatas disebut Mesias adalah Musa . Orang Saduki jelas berpandangan beda dengan kaum Farisi . Kaum Farisi mempercayai kitab para nabi (kitab Yesaya, Yeremia, Amos , Daniel dan sebagainya ) sebagai firman Tuhan sedangkan orang Saduki tidak mempercayainya . Ini jelas menimbulkan pertentangan anatara kelompok Farisi dan Saduki. Tetapi dalam peristiwa Yesus mereka bersatu dalam menolak Yesus sebagai Mesias . Kaum Farisi dan orang Saduki juga bersatu dalam mendesak Pontius Pilatus agar menyalibkan Tuhan Yesus .

          5).   Kaum Eseni
 Kaum Eseni merupakan kelompok agama yang banyak menjauhkan diri dari kehidupan duniawi . Mereka kadang tinggal di tempat terpencil untuk berdoa, berpuasa sambil menjauhkan diri dari hal duniawai. Mereka kadang hidup menyendiri tinggal di gua- gua sekitar Laut Mati . Beberapa anggotanya tidak menikah  demi menjaga kesucian hidup . Bagi mereka kesenangan duniawi adalah sesuatu yang jahat .

        Ditempat terpencil mereka berpuasa ,berdoa bersama , mempelajari kitab suci dan sambil menantikan Mesias . Kelompok ini rajin menyalin kitab suci dengan teliti dan benar . Naskah disalin dengan hati – hati , diperksa tiap huruf. Banyak sekali gulungan kitab yang mereka buat baik kitab Perjanjian Lama atau Kitab Perjanjian Baru .

 Dalam peristiwa penyaliban Tuhan Yesus , kelompok ini bersikap netral , karena sebagian kelompok ini sibuk menyalin gulungan kitab saat peristiwa penyaliban . Berdasarkan penelitian para ahli sejarah, diduga sebagian Kaum Eseni ada yang menjadi Kristen . Ini terlihat dalam penggalian arkeologi di gua Laut Mati ditemukan 1.000 naskah Perjanjian Baru yang ditulis pada tahun 68 Masehi .

 6). Pengikut Kristus (orang Kristiani/ Nasrani)
       Pengikut Kristus merupakan kumpulan dari orang -orang yang di panggil Tuhan Yesus untuk mendengar lalu mengikuti ajaranNya . Pengikut Kristus atau disebut juga orang Nasrani (Kisah Para Rasul 24:5), mempercayai Tuhan Yesus adalah Mesias dan percaya bahwa Yesus mati dan disalibkan untuk menebus dosa manusia

.Pengikut Kristus juga percaya bahwa Tuhan Yesus bangkit dan naik ke Surga dan Tuhan Yesus berjanji akan kembali ke dunia untuk menghakimi dunia dan menjemput para pengikutNya ke surga .
 Pengikut Kristus memang dibenci oleh kaum Farisi, orang Saduki, kelompok Herodian dan sebagainya karena mengakui bahwa Yesus adalah Mesias . Aniaya sering dialami para murid Kristus tapi justru kelompok ini jadi makin banyak .

Ajaran yang dirintis oleh Tuhan Yesus pada mulaNya memiliki 12 murid (Matius 10 :1-5) yang dipanggil oleh Tuhan Yesus lalu bertambah 70 murid baru (Lukas 10:1)  sehingga menjadi 82 orang . 82 murid ini terbagi dua yaitu 12 murid yang   selalu mengikuti Tuhan Yesus dan 70 murid tambahan . Semua muridNya diutus pergi berdua- dua keseluruh kota dan desa untuk memberitakan Injil .

 Melalui pemberitaan Injil dari Tuhan Yesus dengan disertai banyak mukjizat akhirnya jumlah orang yang percaya bahwa TuhanYesus adalah Mesias menjadi ribuan orang . Tetapi ketika Tuhan Yesus di salib , para murid Yesus tercerai beai dan kembali ke pekerjaan masing- masing . Tetapi Tuhan Yesus yang bangkit dari kematian menampakan diri kepada para muridNya (Matius 28: 16-20) dan memerintahkan agar mereka pergi untuk menjadikan semua bangsa menjadi murid Tuhan Yesus .

  Pemberitaan Injil dari para murid Yesus terus berkembang , pada mulanya 3.000 orang bertobat saat Petrus berkhotbah (Kisah Para Rasul 2: 41) lalu menjadi 5.000 orang (Kisah Para Rasul 4: 4). Kini setelah melalui proses 2.000 tahun , maka para pengikut Tuhan Yesus mencapai hampir 2 milyar manusia .




MESIAS PALSU PERIODE 5 SM – 30M

a). Athronges (4 SM-2 SM)
 Athronges adalah orang Israel yang diperkirakan tingal di Yudea . Ia adalah seorang gembala yang menggembalakan hewan ternak. Ia dan empat saudaranya yang laki- laki dianugerahi Tuhan dengan memiliki tubuh yang lebih tinggi dari kaum sebangsanya . Ia juga orang yang gagah , kuat dan berotot .  Kaena memiliki tubuh yang tinggi besar, Athronges memiliki sifat sombong dan kasar terhadap sesamanya .

Ia  juga memiliki cita- citanya yang tinggi yaitu ingin menjadi raja atas bangsa Israel .
 Ia bersama 4 saudaranya mengajak banyak pemuda untuk bergabung dengannya membentuk kerajaan Israel yang merdeka dari Romawi . Karena bujukannya mereka berhasil mengumpulkan banyak pasukan yang siap untuk memberontak . Athronges dan 4 saudaranya menjadi komandan yang masing- masing memiliki pasukan bersenjata .

  Athronges mulai memakai mahkota dan menuruh orang lain agar memanggilnya sebagai raja . Pada waktu itu yang berkuasa di Yudea adalah Raja Herodes Archealus (seorang Edom) yang tunduk pada Romawi. Didaerah Yudea terdapat beberapa pos militer kekaisaran Romawi .

Pada hari yang ditentukan mulai memberontaklah Athronges . Ia dengan kejam membantai dengan tangan sendiri prajurit Romawi dan pasukan Kerajaan Herodes . Begitu juga dengan 4 saudaranya dan para pasukannya melakukan pembantaian pasukan Herodes dan pasukan Romawi dengan sadis . Setelah berkali- kali melakukan pembantaian musuh , akhirnya mereka jadi terkenal dan ditakuti oleh pasukan musuh.

Suatu saat di kota Emaus, mereka menyerang pasukan Romawi yang berjalan yang membawa gandum dan perbekalan senjata . Serangan dari Athronges begitu keras seingga 40 pasukan Romawi tewas dibunuh dengan sadis . Lalu sisa pasukan Romawi lalu kabur melarikan diri . Untunglah ada Gratus seorang komandan pasukan Romawi bersama pasukannya dan pasukan Herodes menyelamatkan sisa pasukan Romawi yang selamat .

Tentara Romawi yang dipimpin Gratus bersama tentara Herodes melakukan pembalasan dengan kekuatan penuh mereka menyerang pasukan Athronges . Pasukan Athronges akhirnya dapat dikalahkan dan banyak yang mati dibunuh. Keempat saudara Athronges dapat ditangkap musuh . Athronges yang melihat banyak pasukannya mati ,luka dan sakit serta mengetahui keempat saudaranya ditangkap lau patah semangat . Ia lalu melarikan diri dari pertempuran berama sisa pasukannya. Athronges lalu menjadi buronan yang dicari oleh pasukan Romawi .

 Pasukan Athronges sangat menyedihkan mereka sakit dan kelaparan . Akhirnya Athronges menyerahkan diri kepada Herodes Archealus .Lalu setelah diadili maka Athronges dan keempat saudaranya akhirnya dihukum mati . Dengan tewasnya Athronges yang memberontak selama 2 tahun, maka pemberontakan di Israel menjadi reda selama beberapa tahun .

b). Yudas dari Galilea (4 -6 M)
Kisah Yudas dari Galilea sudah di bahas sebelumnya, dalam sub bab yang berjudul ”Mesias Palsu Yang Ditulis di Alkitab” . Yudas dari Galilea atau Yudas Gamala melakukan perlawanan saat sensus penduduk , dimana untuk membiayai sensus penduduk ini, rakyat Israel dikenai pajak tambahan.
Sensus penduduk ini telah dicatat di Alkitab dan pada saat sensus penduduk itulah Maria dan Yusuf ke Betlehem untuk melakukan sensus dan saat itulah Tuhan Yesus dilahirkan di Betlehem . Sensus (pendaftaran penduduk) telah dicatat di Alkitab dalam kitab Lukas.

                   ( Lukas 2: 1-7)
2:1. Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang (sensus penduduk) di seluruh dunia.
2:2 Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria.
2:3 Maka pergilah semua orang mendaftarkan diri, masing-masing di kotanya sendiri.
2:4 Demikian juga Yusuf pergi dari kota Nazaret di Galilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem, --karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud--
2:5 supaya didaftarkan bersama-sama dengan Maria, tunangannya, yang sedang mengandung.
2:6 Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin,
2:7 dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.

Saat sensus penduduk inilah Tuhan Yesus lahir dan Yudas dari Galilea melakukan pemberontakan melawan pasukan Romawi .
Yudas dari Galilea tidak senang dengan penjajahan Romawi ini , lalu  membentuk sekte keagamaan yang bersifat militer benama Zelot . Ia dan pasukan Zelot mau memberontak   pada Romawi yang waktu itu Kirenius yang menjadi wali daerah Yudea. Pemberontakan ini akhirnya dapat dipatahkan oleh Romawi dan Yudas dari Galilea tewas dibunuh.

Karena pemberontakan ini terjadi di wilayah Galilea dan bukan di daerah Betlehem, daerah Yudea maka tidak begitu menganggu proses lahirnya Tuhan Yesus di Betelehem . Pemberontakan Yudas dari Galilea ini juga dicatat di Alkitab yaitu pada Kisah Para Rasul  5: 37.

(Kisah Para Rasul 5 : 37)
5:37 Sesudah dia, pada waktu pendaftaran penduduk, muncullah si Yudas, seorang Galilea. Ia menyeret banyak orang dalam pemberontakannya, tetapi ia juga tewas dan cerai-berailah seluruh pengikutnya.


     Efek dari pemberontakan Yudas dari Galilea itu cuma sementara tapi menimbulkan akibat jangka panjang yaitu :

- Yudas dari Galilea memang telah mati dan pengikutnya bubar, tapi sekte Zelot yang   didirikannya tetap ada dan diteruskan orang lain. Sekte ini terus berjuang untuk melawan Romawi dengan senjata dan mendirikan Israel merdeka. Waktu Tuhan Yesus dewasa dan mulai memberitakan Injil, beberapa anggota sekte Zelot menjadi murid Tuhan Yesus . Sebagian lagi menginginkan Tuhan Yesus menjadi Raja membebaskan Israel dari penjajahan Romawi .

-  Pemberontakan makin membuat khawatir Herodes Agung akan tahtanya yang terancam oleh  pemberontak Yudas Galilea yang menyatakan diri Mesias . Saking khawatirnya , Herodes Agung saat mendengar berita ada Mesias lain (Tuhan Yesus) yang lahir di Betelehem, maka Herodes memeritahkan agar semua bayi umur 2 tahun ke bawah dibunuh di Betlehem. Ini menyebabkan Yusuf dan Maria sambil membawa bayi Yesus mengungsi ke Mesir untuk beberapa tahun .

 - Kondisi mental Herodes setelah pemberontakan ini makin menurun, ia menjadi khawatir, curiga, depresi dan karena takut terjadi lagi  pemberontakan maka ia menjain hubungan militer dengan Nabatea. Kaisar Agustus mendengar hal ini marah mengangapnya ia memberontak pada Romawi maka wilayah kerajaanya kelak akan dibagi-bagi kepada para puteranya .

MESIAS PALSU PERIODE 30 M – 1900M

Dari tahun 30 M – 1900 M terdapat banyak Mesias Palsu yang menyesatkan banyak orang Israel dan bangsa lain . Akibat penyesatan mereka , para pengikut Mesias Palsu menjadi sesat dan berbuat dosa . Sungguh patut dikasihani banyak yang masuk neraka karena mengikuti ajaran Mesias Palsu.

  Berdasarkan periodenya , maka pengolongan Mesias Palsu dapat dibagi tiga periode yaitu:
* Mesias  Palsu periode 30 – 150 M
 Mesias Palsu pada periode ini adalah orang keturunan Israel yang menimbulkan banjir darah pembunuhan di daerah Israel dan wilayah lain di Israel .Walaupun tidak memiliki mukjizat tapi Mesias periode ini memiliki kekuatan mliter (memiliki pasukan bersenjata) dan berusaha untuk berkuasa menjadi raja atas bangsa Israel .

 * Mesias  Palsu periode 151 M – 1900 M
 Mesias Palsu pada periode ini adalah orang keturunan Israel (Yahudi) atau dari bangsa lain . Mereka menyesatkan dengan menggerakan rakyat untuk mengadakan pemberontakan . Mereka tidak memiliki mukjizat tapi dapat menggerakan rakyat untuk menggerakan pemberontakan melawan pemerintah asing .

* Mesias  Palsu periode 1901 M – 2000 M
 Mesias Palsu pada periode ini walupun umumnya tidak memiliki kekuatan militer seperti Mesias  Palsu periode 30 M –1900 M . Tapi Mesias pada periode ini memiliki kuasa mukjizat seperti mampu menyembuhkan penyakit dan kegiatan mereka disebarluaskan lewat media seperti buku, TV, brosur dan sebagainya . Mereka mengaku sebagai Tuhan atau anak Allah atau mengaku sebagai Kristus. 

* Mesias  Palsu periode 30 – 150 M *

      Mesias Palsu periode ini hidup pada masa dimana daerah Israel masih ada dan menjadi propinsi dari Romawi . Para Mesias Palsu ini mendapatkan dukungan dari pengikutnya yang mengangapnya sebagai Mesias . Demi kekuasaan menjadi penguasa daerah ,  mereka senang diberi gelar Mesias oleh pengikutnya. Contoh Mesias Palsu periode ini adalah :

a). Herodes Antipas ( 21 SM – 39 M)
            Menurut fakta sejarah ,memang Herodes Antipas tidak diakui oleh sebagian besar  rakyat Israel sebagai Mesias . Ia dianggap sebagian besar orang Israel orang asing keturunan Edom dari ayahnya Heodes Agung . Tetapi ada kelompok bernama Herodian yang mendukung dia sebagai raja . Sebagian kelompok Herodian mengganggap Herodes Agung , ayahnya adalah Mesias .Herodes Antipas dianggap sebagai keturunan Mesias atau Mesias oleh sebagian kecil kelompok Herodian .



  Herodes Antipas membiarkan anggapan dari sebagian kecil kaum Israel yang mengangap ia adalah keturunan Mesias . Ini dilakukannya supaya kekuasaanya sebagai raja di wilayah Galilea tetap bertahan . Kisah hidup Herodes Antipas diuraikan dalam paragraf dibawah ini .

  Herodes Antipas memilki ayah bernama Herodes Agung dan ibunya bernama Malthache. Kaisar Agustus dukung dia sebagai raja atas Galilea tapi dibawah kontrol kerajaan Romawi . Ia mulanya menikahi puteri dari Raja negeri Nabatea, lalu ia menceraikan puteri Raja itu . Ia lalu menikahi Herodias, isteri dari saudara tirinya . Hal itu membuat Yohanes Pembaptis menasihati dia tentang segala kejahatannya termasuk menikahi istri sudaranya sendiri (Lukas 3:16). 

Herodes Antipas marah dan memerintakan prajuritnya menangkap Yohanes Pembaptis . Herodes ingin membunuh Yohanes Pembaptis , namun karena banyak orang yang mengakui Yohanes Pembaptis sebagai nabi ,maka ia tidak membunuhnya (Matius 14 :3-5) . Kisah selanjutnya tentang Herodes Antipas dan Yohanes Pembaptis dalam ayat dibawah ini .

 Matius 14:6-10
 14:6 Tetapi pada hari ulang tahun Herodes, menarilah anak perempuan Herodias di tengah-tengah mereka dan menyukakan hati Herodes,
14:7 sehingga Herodes bersumpah akan memberikan kepadanya apa saja yang dimintanya.
14:8 Maka setelah dihasut oleh ibunya, anak perempuan itu berkata: "Berikanlah aku di sini kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam."
14:9 Lalu sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya diperintahkannya juga untuk memberikannya.
14:10 Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara
14:11 dan kepala Yohanes itupun dibawa orang di sebuah talam, lalu diberikan kepada gadis itu dan ia membawanya kepada ibunya.
14:12 Kemudian datanglah murid-murid Yohanes Pembaptis mengambil mayatnya dan menguburkannya. Lalu pergilah mereka memberitahukannya kepada Yesus.
14:13. Setelah Yesus mendengar berita itu menyingkirlah Ia dari situ, dan hendak  mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi. Tetapi orang banyak mendengarnya dan mengikuti Dia dengan mengambil jalan darat dari kota-kota mereka.







( Gambar diatas adalah ilustrasi dari alkitab.sabda.org tentang cerita Herodes  menuruti perintah anaknya yang meminta kepala Yohanes Pembaptis )

 Herodes Antipas terkenal jahat dan ia suka menyuruh prajuritnya untuk menangkap dan membunuh orang Israel yang menentang kekuasaanya sebagai raja.
Herodes mendukung kelompok Herodian , karena kelompok Herodian mendukung jabatannya dan menentang pemikiran sebagian besar Israel yang menunggu Mesias Baru.

Bagi Herodes pemikiran tentang Mesias yang akan datang membahayakan kekuasaanya sebagai raja . Ia membiarkan sebagian kecil kelompok Herodian yang mengajarkan Mesias tidak akan datang lagi, karena sudah ada Mesias yaitu Herodes. Tapi sebagian besar rakyat Israel tidak percaya bahwa Herodes Antipas   adalah keturunan Mesias .

Sifatnya yang membunuh Yohanes Pembaptis dan orang Galilea lainnya tidak disukai orang Israel bahkan Tuhan Yesus menjauhkan diri dari wilayah itu setelah Herodes membunuh Yohanes Pembaptis . Waktu Tuhan Yesus mengadakan banyak mukjizat dan beritanya terdengar sampai telinganya (Matius 14:1-2) . Herodes berpendapat bahwa Yohanes Pembaptis hidup lagi dan kuasa mukjizatnya bekerja melalui Yesus. Padahal sebenarnya Tuhan Yesus memiliki mukjizat karena ia adalah Mesias Asli dan Anak Allah .

Waktu Tuhan Yesus ditangkap dan Politus membawa Tuhan Yesus padanya. Herodes senangdan ingin melihat Tuhan Yesus melakukan mukjzat. Semua pertanyaan Herodes tidak dijawab Tuhan Yesus . Herodes dan pasukanya mengolok- olok (mengejek) Tuhan Yesus dan mengenakan jubah kebesaran pada-Nya. Herodes yang waktu itu ada di Yerusalem menyerahkan kembali Tuhan Yesus pada Pontius Pilatus untuk diadili .

Herodes Antipas yang berkuasa 43 tahun  (tahun 4 Sebelum Masehi – 39 Masehi) di wilayah Galilea , daerah Israel . Ia membangun kota Tiberias di daerah pantai Galilea dan di kota itu ditaruh patung gaya Yunani . Ia dibenci oleh sebagian
orang Israel karena ia banyak membunuh orang ,  menaruh  patung yang dianggap berhala oleh orang Israel pada istananya dan banyak kejahatannya yang lain .

 Ia menanggung banyak akibat dari dosanya, saat ia menceraikan isterinya yang bernama Phasaelis yaitu puteri negeri Nabatea . Maka Raja Aretas IV , ayah dari puteri tersebut marah dan mengirim pasukan untuk menyerang wilayah Herodes . Serangan militer itu mengejutkan Herodes , membuat beberapa bangunan dan prajuritnya tewas karena diserang .

Waktu Kaisar Romawi bernama Tiberius meninggal dan jabatannya digantikan oleh Caligula . Keponakan Herodes Antipas yang bernama Agripa merupakan teman dekat dari Caligula . Antipas pergi ke Romawi  untuk mengadukan dan memfitnah Agripa . Herodes Antipas takut Agripa dipilih Kaisar Caligula untuk menggantikan dirinya sebaai raja Galilea .Tapi ternyata Kaisar Caligula justru membuang Herodes Antipas dan istri mudanya , Herodias ke Gaul . Dalam akhir hayatnya Herodes Antipas dan istrinya Herodias mati dalam pembuangan .

b). Herodes Agripa I (10 SM- 44 M)
        Herodes Agripa I merupakan raja atas seluruh tanah Israel dibawah kendali  pemerintahan Romawi . Ia memang terkenal sombong , menyamakan dirinya sama dengan Tuhan . Ia juga mendukung penyembahan Kaisar Kaligula sebagai Tuhan di wilayah Romawi .

  Agripa I memiliki masa lalu menyedihkan, dimana ayahnya (Antipater) dibunuh . Pembunuh dari ayahnya adalah kakek dari Agripa I sendiri yaitu Herodes Agung . Agripa I dikirim ke Roma untuk sekolah dan supaya tidak dibunuh oleh kakeknya sendiri . Saat ibunya meninggal , Agripa I menjadi hidup bebas dan berfoya- foya sehingga ia terlibat banyak hutang pada Drusus, anak dari Kaisar Tiberius . Ia lalu pergi bekerja pada pamanya (Herodes Antipas) di kota Bersyeba sebagai pegawai pemerintah untuk sementara . Tahun 36 M, Agripa I kembali ke Roma dan bekerja mengajar sebagai guru bagi cucu Kaisar Tiberius dan berteman baik dengan Caligula. Ia mengejek Kaisar di hadapan orang lain. Berita ini kedengaran Kaisar dan Agripa I dimasukan  dalam penjara .

  Saat Tiberius meninggal dan Caligula menjadi Kaisar maka Agripa I di bebaskan dari penjara dan dijadikan raja di Batanea. Kemudian saat Herodes Antipas dibuang ole Kaisar Caligula maka Agripa I dijadikan raja di Galilea .

Waktu Caligula ingin menjadi Tuhan diseluruh wilayah Romawi dan memerintahkan agar dibuat banyak patung wajah Caligula supaya disembah oleh seluruh rakyat Romawi . Hampir semua propinsi melaksanakan itu karena mereka biasa  menyembah patung kecuali orang Israel yang menentang itu . Agripa I membujuk supaya jangan memaksakan penyembahan Kaisar di wilayah Yerusalem karena rakyat bisa berontak .

  Tahun 41 M , Caligula yang kejam dibunuh oleh pengawalnya dan Klauidus menjadi Kaisar baru . Agripa ikut mendukung Kludius sebagai Kaisar maka pada tahun 41 M Agripa di jadikan raja atas tanah Yudea oleh Kaisar . Dengan begitu pada tahun itu juga wilayah kekuasaanya meliputi Nabatea, Galilea dan Yudea .
   Ia terkenal sombong , waktu kelompok Herodian mendukungnya sebagainya raja dan sebagian kecil kelompok Herodian mengakui ia sebagai Mesias . Pada masanya kekristenan berkembang dan jumlahnya bertambah ribuan orang dalam beberapa tahun . Ajaran Kristen mempercayai Tuhan Yesus adalah Mesias dan kelompok Farisi, Saduki dan Herodian menentang orang Kristen .

  Agripa I diwilayahnya disebut sebagai Herodes Agripa I. Ia justru membiarkan penganiayaan agama Kristen yang dilakukan orang Israel . Lalu ia bertindak keras menganiaya umat Kristen . Rasul Yakobus, salah satu murid Tuhan Yesus ditangkap atas perintahnya. Herodes Agripa lalu menyuruh prajuritnya menghukum mati Yakobus . Rakyat Yahudi melihat itu senang dan bersorak mendukung perbuatannya. Herodes Agripa I yang sombong demi menyenangkan orang Yahudi lalu menyuruh menangkap Petrus , murid Yesus . Waktu itu , Petrus yang dianggap pimpinan Kristen Israel dipenjara dan Herodes Agripa I mengumumkan akan menghadapkan Petrus pada rakyat sesudah Paskah ( Kisah Para Rasul 12 : 1- 19 ) .

  Rakyat Yahudi makin senang dan bersorak mendukung Herodes Agripa I . Popularitasnya makin disenangi oleh rakyat. Namun berkat doa dari jemaat supaya rasul Petrus dibebaskan. Tuhan Yesus menyuruh malikatNya membebaskan Petrus dari penjara . Mengetahui Petrus bisa kabur dari penjara maka Herodes Agripa I marah dan membunuh 16 pasukan pengawal penjara .

 Herodes Agripa I yang makin lama , makin sombong dan penuh kejahatannya.  Perbuatannya menyakiti hati Tuhan Yesus seperti telah membunuh Yakobus , murid Tuhan Yesus . Saat ia berkhotbah dengan sombong , menyamakan diri dengan Tuhan maka Herodes dihukum oleh Tuhan. Tuhan mengutus malaikatNya  untuk menghuku mati Herodes Agripa I . Kisah ini dapat dilihat pada Kisah Para Rasul 12: 21- 24 .



 ( Kisah Para Rasul 12: 21- 24 )
12:21 Dan pada suatu hari yang ditentukan, Herodes mengenakan pakaian kerajaan, lalu duduk di atas takhta dan berpidato kepada mereka.
12:22 Dan rakyatnya bersorak membalasnya: "Ini suara allah dan bukan suara manusia!"
12:23 Dan seketika itu juga ia ditampar malaikat Tuhan karena ia tidak memberi hormat kepada Allah; ia mati dimakan cacing-cacing.
12:24 Maka firman Tuhan makin tersebar dan makin banyak didengar orang.


c). Lukuas- Andreas
 Lukuas atau Andreas merupakan salah satu Mesias Palsu yang merupakan orang Israel yang tinggal di Kirene ( daerah Libya sekarang ) . Ia menganggap dirinya Mesias yang akan menjadi raja bangsa Israel . Banyak sekali orang Israel di kota Kirene berabung menjadi muridnya dan percaya Lukuas- Andreas adalah Mesias . Ia terus mengajar dan mengumpulkan pengikut . Ia mengajarkan bahwa Romawi adalah alat pemerintahan asing yang kejam karena pada tahun 70 Masehi , Romawi menghancurkan Bait Allah, kota Yerusalem dan membunuh jutaan orang Israel .Untuk itu ia mengajak orang Israel angkat senjata membalas dendam pada Romawi dan untuk mendirikan kerajaan Israel yang merdeka .

  Lukuas- Andreas  berhasil membentuk pasukan yang berjumlah puluhan ribu orang. Gerakan begitu rahasia supaya tidak ketahuan oleh pemerintahan Romawi . Pengikut Lukuas-Andreas jumlahnya banyak dan melalui pengikutnya ia mengumpulkan dana untuk membiayai dirinya dan membiayai pemberontakannya nanti . Salah satu pendukungnya adalah 2 bersaudara yaitu Pappus dan Julian . Pada masa  Lukuas- Andreas  menghimpun kelompoknya, kaisar yang memerintah Romawi adalah Trajan . Kaisar Trajan dikenal suka memperluas wilyah Romawi seperti wilayah Dacia yang dikuasai tahun 105 , pada tahun 107 menguasai Nabatea ( Yordania) dan Armenia tahun 113 .

 Pada tahun 115 saat kaisar Trajan hendak menyerbu Babylonia (Irak ) . Pasukan Romawi banyak dikirim ke daerah timur untuk perang perluasan wilayah selama bertahun – tahun . Ini menyebabkan pertahanan Romawi bagian dalam menjadi lemah apalagi Trajan beberapa tahun meningalkan Romawi untuk perang .

Lukuas- Andreas  melihat hal ini kesempatan untuk memberontak pada Romawi . Tahun 115, ia mengumpulkan para pengikutnya untuk memberontak sambil menyatakan dirinya raja dan Mesias . Tujuan dari pemberontakannya adalah untuk penghancuran semua berhala, membunuh orang asing baik sipil maupun militer , dan membebaskan Israel dari Romawi.

 Tahun 115 di kota Kirene , ia mulai memberontak bersama pasukannya . Para prajurit Romawi dihabisinya dan semua kuil berhala seperti kuil dewa Jupiter, Isis , Apolo dihancurkan beserta patungnya .  Semua orang asing termasuk orang Romawi dan Yunani yang ditemukan dibunuh baik lelaki,wanita maupun anak- anak. Pasukan Lukuas-Andreas  memasuki rumah – rumah lalu membunuh orang Yunani dan Romawi . Tercatat 200.000 orang Romawi dan Yunani terbunuh di kota Kirene dan daerah sekitarnya . Ini belum termasuk bangsa- bangsa lain yang juga dibunuh .

 Belum puas menyerbu daeah Kirene, maka Lukuas- Andreas menyerbu daerah barat yaitu Mesir . Beberapa desa yang ditemui juga diserang dan dibunuh penduduknya . Saat memasuki kota Alexandria , Gubuner Mesir yaitu Marcus Rutilius Lupus, kabur bersama pasukannya dan rakyatnya . Lukuas- Andreas  memerintahkan pembunuhan orang asing , penghancuran kuil berhala dan pembakaran kota Alexandria . Kuburan Pompey yang merupakan pahlawan nasional Romawi dihancurkan . Tidak ada yang tahu pasti jumlah korban pembantaian di Mesir , diperkirakan ada 100.000 orang Romawi, Yunani dan bangsa lain yang ikut terbunuh

 Waktu itu jumlah penduduk di Mesir berjumlah sekitar 8 juta jiwa dengan 1 juta diantaranya adalah orang Israel (Yahudi), Hadrianus yang waktu itu berperang bersama Trajan melawan kerajaan Parthia, tepaksa ke Syria untuk membantu menjaga wilayah Syria dari pemberontakan Lukuas-Andreas . Komandan Quintus Marcius Turbo juga membantu memadamkan pemberontakan dengan menyerbu pasukan Lukuas- Andreas di daerah Mesir dan Libya . Setelah perang habis habisan akhirnya pasukan Lukuas- Andreas  dapat dikalahkan pasukan Romawi . Melihat banyak tentaranya mati terbunuh maka Lukuas- Andreas bersama Pappus dan Julian kabur ke Yudea tanah Israel . Disana mereka ikut melawan Romawi dan membantai orang Romawi dan Yunani di Yudea .

 Pemberontakan yang dilakukan Lukuas- Andreas juga membuat orang Israel (Yahudi) di Mesoptamia , Syria , Yudea dan Pulau Siprus memberontak . Di pulau Siprus , Artemion terpengaruh oleh keberhasilan Lukuas- Andreas yang berhasil membunuh ratusan ribu orang . Artemion lalu juga memimpin orang Israel di  Pulau Siprus untuk membunuh sekitar 240.000 orang Yunani .

 Seorang jendral Mauritania yang bernama Lusius Quietus diutus Kaisar Trajan untuk membinasakan pemberontakan dan menghabisi orang Israel di Pulau Siprus, Mesopotamia dan Syria . Lusius Quietus berhasil melakukan tugas ini, diperkirakan puluhan sampai ratusan ribu orang Israel dibunuh . Artemion beserta  pasukannya yang mendukung Lukuas-Andreas dapat dibinasakan di pulau Siprus .

 Semua pasukan Israel yang memberontak di Kirene (Libya), Alexandria (Mesir),  Pulau Siprus, Mesopotamia dan Syria dapat dikalahkan Romawi. Pasukan Israel akhirnya cuma bertahan di Yudea dan dikepung Romawi . Lukuas- Andreas sang  Mesias Palsu akhirnya dapat ditangkap dan dibunuh oleh pasukan Romawi . Hal ini menguncang hati para pengikut Lukuas- Andreas .

 Sisa pasukan pemberontak yang belum menyerah bertahan di kota Lida yang dibawah pimpinan Pappus dan Julian . Setelah dikepung beberapa lama akhirnya kota Lida diserbu Romawi . Tentara pemberontak Israel dan orang sipil Israel dibunuh secara massal oleh pasukan Romawi .

 Lusius Quietus adalah komandan pasukan Romawi yang terlibat dalam pembunuhan di kota Lidda .Ia juga membawa Pappus dan Julian untuk dihukum mati oleh tentara Romawi . Dari kisah diatas dapat kita mengeri kisah nyata tentang akibat dari seorang Mesias Palsu yang bernama Lukuas- Andreas yang ikut menimulkan perang besar melalui ajarannya yang sesat . Perang besar ini sangat menimbulkan korban jiwa yang banyak, diperkirakan dari pihak Romawi dan Yunani tewas minimal 700.000 orang dan dari pihak bangsa Israel telah tewas 200.000 orang .

 Ternyata perkataan Tuhan Yesus di ayat Matius 26:52 adalah benar adanya. Kalau kita mengunakan pedang maka akan binasa oleh pedang . Perang itu memang sangat membinasakan .

(Matius 26:52)
26:52 Maka kata Yesus kepadanya: "Masukkan pedang itu kembali ke dalam sarungnya, sebab barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang.

 Kaum Zelot yang ikut bergabung dalam perang ini juga salah . Kaum Zelot berpikir dengan mengikuti Mesias Palsu , hasilnya akan terwujud Israel merdeka dari Romawi dan rakyat sejahtera tetapi hasilnya dalah pemberontakan gagal dan banyak orang Israel yang terbunuh . Tapi kaum Zelot tidak kapok juga , setelah peristiwa itu mereka mengikuti lagi Mesias Palsu yang lain yang lebih ganas .

d). Bar Kokhba
   Bar Kokhba merupakan nama yang diberikan oleh rabi Akiva bin Yosef yang artinya ”Putera Bintang ”. Nama aslinya adalah Simeon Bar Kosba . Ia merupakan orang Israel dari suku Yehuda dan diduga merupakan keturunan Daud . Ia hidup pada masa dimana bangsanya merasa ditindas oleh bangsa Romawi . Simeon Bar Kosba pada waktu kecil sudah diajarkan orangtuanya dan guru agamanya tentang sejarah kehancuran bangsanya yang sering dibantai Romawi . Periode  bangsa Israel dibunuh Romawi yaitu pada tahun 50 M, 66- 70 M, 115 -117 M dan sebagainya yang total korban jiwa lebih dari sejuta orang Israel .

  Kebencian Simeon Bar Kosba pada bangsa Romawi dan ingin membentuk kerajaan Israel merdeka sudah ada sejak masa kecilnya . Pada saat Simeon Bar Kosba sudah dewasa, ia menjadi tukang besi yang ahli membuat banyak peralatan dari besi .Usahanya makin berkembang dan banyak pesanan dari banyak orang yang mau dibuatkan peralatan dari besi . Pemerintahan Romawi juga memakai jasa Simeon Bar Kosba yang terkenal ahli dalam membuat peralatan dari besi . Maka Romawi memesan banyak sekali senjata (pedang, perisai , pisau dan sebagainya ) untuk dibuat pada Simeon Bar Kosba .

  Waktu itu bangsa Israel diawasi ketat oleh pemerintahan Romawi dilarang mengumpulkan senjata . Tapi Simeon Bar Kosba mampu mengumpulkan banyak senjata dari besis. Waktu pesanan pembuatan pedang dari pemerinta Romawi banyak , Simeon Bar Kosba sengaja membuat banyak pedang yang kualitasnya jelek . Romawi memilih pesanan pedang yang diinginkan berdasarkan kualitas, pedang yang baik diambil dan dibeli sedangkan pedang yang jelek tidak diambil . Ribuan pedang dan senjata lain yang kualitas jelek dikumpulkan di sembunyikan oleh Simeon Bar Kosba untuk persiapan pemberontakan . Ia juga bergabung dengan kaum Zelot dan memiliki banyak pengikut .

  Waktu itu Kaisar Hadrianus membangun kuil dewa Jupiter di reruntuhan bait Allah , mengganti nama Yerusalem menjadi Aeolia Capitolina dan melarang praktek agama Yahudi seperti sunat . Tiga hal ini menambah sakit hati bangsa Israel kepada Romawi . Sanhedrin ( dewan agama Yahudi ) berunding tentang hal ini , Rabi Akiva mengusulkan agar memberontak saja . Rabi Akiva dan semua rakyat Israel mempercayai adanya Mesias yang akan menyelamatkan orang Israel berasal dari keturunan Daud. Rabi Akiva mengatakan bahwa Simeon Bar Kosba adalah Mesias dari Allah karena berasal dari keturunan Daud , memiliki banyak senjata dan pengikut dan bersifat pemimpin .

  Karena Rabi Akiva pada waktu itu merupakan imam Agung yang paling dihormati Israel pada waktu itu maka rakyat Israel percaya pada Simeon Bar Kosiba . Oleh Rabi Akiva namanya diganti dengan Bar kokhba artinya ”Putera Bintang ”, ini sesuai dengan Bilangan 24 : 17 .

(Bilangan 24 :17)
Aku melihat dia, tetapi bukan sekarang; aku memandang dia, tetapi bukan dari dekat; bintang terbit dari Yakub, tongkat kerajaan timbul dari Israel, dan meremukkan pelipis-pelipis Moab, dan menghancurkan semua anak Set.
 
  Sebenarnya nubuat ini tentang Mesias yang adalah Tuhan Yesus yang akan memulihkan kerajaan bagi Israel . Tapi dengan sembarangan Rabi Akiva menafsirkan ayat ini berisi nubuat bagi Bar Kokhba ( Simeon Bar Kosiba ) .

  Bar Kokhba senang diakui sebagai Mesias , lalu ia bersama Rabi Akiva mengumpulkan pengikut . Bar Kokhba berhasil mengumpulkan pengikut sebanyak 400.000 tentara Israel . Waktu itu Bar Kokhba menyatakan diri sebagai Mesias dan memberi gelar nasi (pangeran) pada dirinya. Ia mendesak orang Kristen mengakui ia sebagai Mesias tapi ditolak . Ini karena orang Kristen menuruti perintah Tuhan Yesus bahwa akan muncul Mesias Palsu yang akan banyak menyesatkan orang .
   Ini sesuai dengan ayat Alkitab pada Matius 24: 23-26.
(Matius 24: 23-26)
24:23 Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat, Mesias ada di sini, atau Mesias ada di sana, jangan kamu percaya.
24:24 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.
24:25 Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu.
24:26 Jadi, apabila orang berkata kepadamu: Lihat, Ia ada di padang gurun, janganlah kamu pergi ke situ; atau: Lihat, Ia ada di dalam bilik, janganlah kamu percaya.
 
  Berdasarkan ayat ini maka orang Kristen menjadi berhati- hati terhadap munculnya Mesias Palsu .Ketaatan orang Krisen Israel pada masa itu pada perintah Tuhan Yesus patut dihargai kerena mereka berani menolak Bar Kokhba sebagai Mesias karena Mesias hanyalah Tuhan Yesus .
 Orang Kristen juga menolak desakan Bar Kokhba untuk ikut berperang melawan Romawi . Dua hal ini membuat Bar Kokhba marah dan mengejar orang Kristen .Orang Kristen yang hanya mau mengakui Tuhan Yesus sebagai Mesias dipaksa Bar Kokhba agar menyangkal Tuhan Yesus . Ada orang Kristen dibunuh, disiksa, ditangkap . Orang Kristen di Galilea di belenggu kakinya dan disiksa . 

Tahun 132 Masehi, Bar Kokhba dengan pasukannya menyerbu kota Aeolia Capitolina ( kota Yerusalem ). Penyerbuan ini sangat dahsyat, sehingga pasukan Romawi kewalahan . Pasukan Romawi dari divisi Legion XXII Deiotariana dari Mesir yang berjumlah 5.500 pasukan dapat dikalahkan. Tidak peduli walaupun pasukan Romawi itu terluka , menyerah atau ditangkap maka dibunuh . Seluruh 5.500 pasukan  Romawi Legion XXII dibunuh oleh pemberontak Israel .



Kemenangan pemberontakan Israel yang dipimpin Bar Kokhba ini membuat senang rakyat Israel .Bar Kokhba makin disanjung dan makin diakui sebagai Mesias. Bar Kokhba , sang Mesias Palsu ini dikenal ahli dalam siasat perang . Berkali – kali Romawi mengirim pasukan yang lain yang lebih banyak dapat dikalahkan .Pemberontakan yang berhasil itu membuat Israel merdeka selama 2,5 tahun dan Bar Kokhba diangkat sebagai kepala negara bergelar pangeran (134 M).

Kekalahan terus menerus pasukan Romawi membuat Kaisar Hadrianus yang memanggil Gaius Julius Severus (gubernur Inggris) menuju medan pertempuran. Pada waktu itu terjadi wabah penyakit menimpa pasukan Romawi dan menewaskan ribuan sampai puluhan ribu pasukan . Penyakit seperti TBC, kolera, disentri serta        penyakit lainnya dan ditambah kelaparan menimpa kedua belah pihak yang sedang
berperang .

Puluhan ribu pasukan Romawi menyerang dengan dahsyat karena didukung langsung oleh Kaisar Romawi .Akhrnya pasukan Romawi berhasil memenangkan peperangan. Pasukan Romawi yang dipimpin Gaius Julius Severus (gubernur Inggris) memakai siasat mengepung dan melakukan blokade makanan. Ini supaya stok makanan yang dikirim dicegat dan tidak sampai ke pasukan Israel sehingga pasukan Israel dan rakyatnya menjadi kelaparan . Pihak Romawi diduga melakukan perang biologi dengan menyebarkan bibit penyakit dari bangkai manusia atau binatang ke daerah Israel .

Kota demi kota di Israel di rebut, pada pertempuran di Yerusalem, pasukan Israel dikalahkan , banyak yang tewas oleh pedang . Kota Yerusalem berhasil direbut  sehingga Bar Kokhba melarikan diri di benteng Betar, barat daya Yerusalem . Di Benteng Betar , pasukan Israel dikepung dan benteng dapat diterobos musuh. Akhirnya Bar Kokhba tewas dipenggal dan para pasukannya tewas dibunuh dengan sadis . Hadrianus mendapat kiriman berisi kepala dari Bar Kokhba dari seorang Samaria .

Waktu itu pasukan Romawi sangat benci orang Israel (Yahudi). Hampir 1.000 desa Israel dan 50 kota benteng milik Israel diserang dan dihancurkan sampai rata dengan tanah . Rumah demi rumah orang Israel dimasuki , kadang semua penghuni  rumah dibunuh oleh pasukan Romawi . Anak – anak orang Isarel dikumpulkan dan digulung dalam gulungan kitab suci. Lalu anak – anak Israel itu dibakar bersama gulungan kitab suci .
Peperangan dari tahun 132- 135 itu diperkirakan menewaskan 580.000 orang Israel yang dibunuh dan ratusan ribu lainnya mati karena penyakit atau kelaparan . Dari pihak Romawi korban jiwa mencapai sekitar 90.000 jiwa yang mati karena dibunuh, penyakit atau kelaparan .

Kaisar Hadrianus lalu memerintahkan pembubaran propinsi Yudea dan namanya diganti menjadi Palestina . Ini dilakukan unuk menghormati orang Filistin (Palestina) yang membantu Romawi dalam perang .Orang Israel diusir dari Israel dan puluhan ribu dijual sebagai budak di Roma. Orang Israel diancam dihukum mati jika memasuki daerah Israel dan mereka diusir ke berbagai negara .Tanah dan rumah orang Israel diambil oleh Romawi ,  sebagian wilayah bekas milik Israel diserahkan kepada orang Filistin (Palestina)

 .Peristiwa sejarah ini menjadi pemicu konflik Israel-Palestina di jaman modern ini.
Kaisar lalu berusaha menghapuskan agama dan budaya Yahudi .Tindakan Hadrianus , sebagai berikut :
* Agama Yahudi dan agama Kristen dipisahkan karena waktu itu agama Kisten dianggap bagian dari agama Yahudi oleh sebagian orang Roma.
*  Bekas Bait Allah diruntuhkan dan dibuat kuil berhala .
* Hukum Taurat dilarang dan beberapa sarjana ,imam dan guru agama Yahudi dihukum mati .
*  Gulungan kitab suci dibakar di bakar .
*  Propinsi Yudea diganti namanya dengan Palestina .
*  Penanggalan kalender Yahudi dilarang digunakan .

 Nasib para tokoh yang terlibat dalam perang pemberontakan Mesias Palsu Bar Kokhba adalah sebagai berikut :

 *  Rabi Akiva Bin Yosef yang mendeklarasikan bahwa Bar Kokhba dalah Mesias, bernasib sial . Setelah masa perang ,saat ia mengajar Taurat didepan umum, ia dibunuh oleh tentara Romawi  sehingga dagingnya tersobek jatuh ke lantai . Salah satu tokoh penyesat dan pencetus pemberontakan itu tewas dengan mengenaskan pada tahun 135 .

*  Kaisar Hadrianus yang membinasakan antara 900.000 sampai 1 juta orang Israel karena perang dan kelaparan ,  juga mendapatkan hukuman balasan dari Tuhan. Setelah perang sang Kaisar kena  penyakit yaitu TBC dan busung air . Penyakit yang mungkin didapat waktu berjangkitnya wabah penyakit di Israel saat perang. Sakit Kaisar Hadrianus walaupun diobati oleh dokter tidak sembuh, justru semakin parah. Ia mengalami rasa sakit yang luar biasa dan mau bunuh diri tapi selalu dicegah oleh bawahannya. Rasa sakitnya selama bertahun- tahun membuat ia makan makanan yang bisa membahayakan kesehatannya. Akhirnya ia meninggal pada tahun 138.

*  Bar Kokhba, sang Mesias Palsu yang sombong dan telah membunuh orang Kristen . Ia menghujat Tuhan Yesus dengan cara menyuruh orang Kristen menghujat Yesus atau disiksa. Selain itu ia juga pemimpin pemberontakan yang telah menimbulkan banyak korban jiwa .Bar Kokhba meninggal dengan dipenggal musuh dalam perang . Konon, ia meninggal dengan tidak dikuburkan . Ahirnya orang Israel baru mengetahui bahwa Bar Kokhba adalah Mesias Palsu dan menjulukinya dengan Bar Koziba (pembohong) .Itulah nasib Mesias Palsu yang menyesatkan banyak orang Israel dan tewas tahun 135 .


Mesias Palsu Bar Kokhba Dan Nubuat Alkitab

Walaupun perang yang dilakukan Bar Kokhba menimbulkan banyak kerusakan. Ciri – ciri Mesias Palsu seperti Bar Kokhba berdasarkan nubuat dari Alkitab adalah    :

* Munculnya Bar Kokhba , sang Mesias Palsu yang menyesatkan . Ia mengadakan tanda dahsyat bahwa ia Mesias yaitu mampu memimpin dan membinasakan puluhan ribu pasukan Romawi .

(Matius 24: 23-26)
24:23 Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat, Mesias ada di sini, atau Mesias ada di sana, jangan kamu percaya.
24:24 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.


   * Mesias Palsu Bar Kokhba diterima oleh orang Israel sebagai Mesias .


(Yohanes 5:43)
Aku datang dalam nama Bapa-Ku dan kamu tidak menerima Aku; jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu akan menerima dia.

* Buah perbuatan dari Mesias Palsu seperti Bar Kokhba adalah jahat karena ia menganiaya dan membunuh orang Kristen serta menghasut perang .

(Matius 7 : 15 dan 16A)
7:15. "Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.
7:16 Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka



       Peristiwa 132- 135 Dengan Nubuat Alkitab

Peristiwa yang terjadi tahun 132- 135 pada perang pemberontakan Bar Kokhba sangat dahsyat . Penumpasan pemberontakan yang dilakukan Kaisar Hadianus menimbulkan kerusakan besar di Israel dan menggenapi beberapa nubuat dari Tuhan yang ditulis di Alkitab yaitu :
    
*Para ibu hamil dan menyusui di Israel akan menderita dan khawatir .

( Lukas 21:23 )
Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu! Sebab akan datang kesesakan yang dahsyat atas seluruh negeri dan murka atas bangsa ini,

Penggenapan nubuat :
Pada tahun 135 M , pasukan Romawi yang dipimpin Kaisar Hadrianus memblokade kota- kota sehingga terjadi kelaparan . Banyak ibu Israel yang khawatir tentang keselamatan bayi dan diri mereka. Pasukan Romawi yang kejam kadang membunuh bayi dan para ibu .

* Banyak orang Israel yang dibunuh oleh pedang pasukan musuh.

        (Lukas 21 : 24 A )
dan mereka akan tewas oleh mata pedang dan dibawa sebagai tawanan ke segala bangsa,

       (Yeremia 6:25 )
"Janganlah keluar ke padang, dan janganlah berjalan di jalan, sebab pedang musuh mengamuk--kegentaran datang dari segala jurusan!"

Penggenapan nubuat :
Pasukan Romawi membunuh banyak sekali orang Israel (Yahudi). Sampai tahun 135 saja sudah 580.000 orang Israel dibunuh oleh pedang . Jika dihitung juga korban jiwa karena sakit dan kelaparan mencapai 900.000 sampai 1 juta orang . Mereka ada yang dibunuh di rumah, di jalan atau di padang. Orang Israel dicari dan dicegat oleh pasukan Romawi untuk dibunuh dengan sangat kejam kadang sampai tubuh terkoyak – koyak oleh pedang .

       * Dibawa sebagai tawanan ke berbagai bangsa
        (Lukas 21 : 24 A )
dan mereka akan tewas oleh mata pedang dan dibawa sebagai tawanan ke segala bangsa,

(Imamat 26:33 )
Tetapi kamu akan Kuserakkan di antara bangsa-bangsa lain dan Aku akan menghunus pedang di belakang kamu,
 
(Yeremia 6:11)
Tetapi aku penuh dengan kehangatan murka TUHAN, aku telah payah   menahannya, harus menumpahkannya kepada bayi di jalan, dan kepada kumpulan teruna bersama-sama. Sesungguhnya, baik laki-laki maupun perempuan akan ditangkap, baik orang yang tua maupun orang yang sudah lanjut usianya

Penggenapan nubuat :
Saat perang, puluhan ribu orang Israel banyak yang ditangkap dan dijual sebagai budak ke berbagai daerah yang ada di wilayah Romawi . Sisa orang Israel menjadi tercerai berai dan mengungsi ke berbagai daerah .

 * Yerusalem dan banyak tanah milik orang Israel akan dimiliki oleh bangsa-bangsa lain.

(Lukas 21: 24B)
dan Yerusalem akan diinjak-injak oleh bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, sampai genaplah zaman bangsa-bangsa itu."

       (Yeremia 6:12)
Rumah-rumah mereka akan beralih kepada orang lain, bersama ladang-ladang dan isteri-isteri mereka. --"Sesungguhnya, Aku mengacungkan tangan-Ku melawan penduduk negeri ini, demikianlah firman TUHAN.

Penggenapan nubuat :
Kaisar Hadrianus melarang semua orang Israel (Yahudi) untuk tinggal di Yerusalem dan diancam akan dihukum mati jika memasuki Yerusalem . Hal ini mengakibatkan banyak orang Israel yang kehilangan rumah , ladang dan tanah di Yerusalem karena diusir keluar dari Yerusalem .Orang- orang bangsa lain seperti bangsa Romawi, Yunani , Palestina dan sebagainya lalu mendiami dan memiliki bekas rumah dan ladang milik orang Israel .

* Kota- kota dan pemukiman di Israel dihancurkan

(Imamat 26:31A)
Kota-kotamu akan Kubuat menjadi reruntuhan



 ( Imamat 26:32 )
 Aku sendiri akan merusakkan negeri itu, sehingga musuhmu yang tinggal di situ akan  tercengang karenanya.

Penggenapan nubuat :
Kaisar Hadrianus memerintahkan penghancuran 50 kota benteng dan 985 desa milik orang Israel. Banyak rumah yang dirusak atau dibakar sehingga orang Israel banyak yang kehilangan rumah dan  menjadi pengungsi ke daerah lain. Banyak dari mereka yang mati kelaparan dalam pengungsian.

* Bait Allah di hancurkan lagi , korban bakaran di Bait Allah di larang dan pendirian berhala kekejian dibekas  Bait Allah

(Imamat 26:31B)
Kota-kotamu akan Kubuat menjadi reruntuhan dan tempat-tempat kudusmu (Bait Allah) akan Kurusakkan dan Aku tidak mau lagi menghirup bau persembahanmu yang menyenangkan

(Daniel 11:31)
Tentaranya akan muncul, mereka akan menajiskan tempat kudus (Bait Allah) , benteng itu, menghapuskan korban sehari-hari dan menegakkan kekejian yang membinasakan

Penggenapan nubuat :
Kaisar Hadrianus memerintahkan penghancuran sisa- sisa bangunan Bait Allah , kegiatan mempersembahlan korban bakaran di Bait Allah dilarang . Di bekas Bait Allah, Kaisar Hadrianus menyuruh ditaruh patung berhala Dewa Jupiter dan patung dirinya.

 Penggenapan nubuat Alkitab tentang  nasib bangsa Israel yaitu : banyak kota
di Israel dihancurkan , orang Israel dibunuh, dibawa sebagai tawanan , diserakan ke berbagai bangsa dan melihat tanahnya di Israel dikuasai bangsa lain terjadi tahun 135 Masehi. Sebenarnya penggenapan  nubuat Alkitab ini bukan hanya terjadi tahun 135 M tapi juga terjadi tahun 66- 70 M dan diakhir jaman kelak .





e).  Nabi Mesir
Sekitar tahun 55 Masehi ada Mesias Palsu dari Mesir yang tidak diketahui namanya. Orang itu dijuluki ” Nabi Mesir”. Ia mengaku Mesias dan memiliki 30.000 pengikut . Ia mengajak 30.000 pengikutnya yang ada di Mesir untuk mengulangi kembali  peristiwa dimana Musa membawa bangsa Israel keluar dari tanah Mesir .

Setelah terkumpul 30.000 orang Israel yang ada di Mesir lalu mereka bersiap untuk menuju Israel . Akhinya setelah perjalanan jauh mereka sampai juga ke daerah Israel dengan selamat. Nabi Mesir mengatakan dusta bahwa ia sanggup meruntuhkan tembok Yerusalem hanya lewat perkataan .Tetapi Antonius Felix sang pejabat Romawi di Yudea, daerah Israel mendengar ada kerumunan massa yang berkumpul merasa curiga. Ia menduga orang Israel mau memberontak kepada Romawi lalu ia mengumpulkan pasukan Romawi yang bersenjata lengkap. Sang ” Nabi Mesir ” mengumumkan akan mengambil kota Yerusalem dan membebaskannya dari Romawi .

Pasukan Romawi kemudian menyerang ” Nabi Mesir” sang Mesias Palsu dan 30.000 pengikutnya. Orang Israel yang tidak bersenjata banyak yang mati dibunuh . Darah berceceran dimana- mana penuh dengan orang Israel yang terbunuh . Setelah pembantaian itu selesai maka kelompok itu bubar dan yang selamat lalu melarikan diri.  Tidak diketahui nasib ”Nabi Mesir” sang Mesias Palsu dan tidak diketahui berapa ribu orang Israel yang terbunuh. Tapi ada sumber yang mengatakan korban tewas mencapai 400 orang dan 200 orang lainnya ditangkap .

Menurut Josephus, sang ahli sejarah, ”Nabi Mesir” itu juga terbunuh oleh pasukan Romawi . Setelah peristiwa pembantaian itu  kebencian orang Israel di daerah Mesir dan daerah lainnya semakin bertambah terhadap Romawi. Karena memang sifat orang Israel adalah pedendam terhadap bangsa lain yang menyakiti bangsa mereka .
   


* Mesias  Palsu periode 151 – 1650 M *

a).  Musa dari Kreta (kegiatannya antara tahun 440-470)
        Musa dari Kreta menjadi Mesias Palsu diperkirkan antara tahun 440-470. Israel selama ratusan tahun terus berharap akan munculnya Mesias yang akan membebaskan Israel dari pembuangan dan mendirikan kembali negara Israel yang merdeka. Pada masa itu Romawi Barat sedang hampir mengalami ehancuran karena wilayahnya bayak yang diserbu oleh bangsa lain . Menurut penafsiran ahli Yahudi terhadap kitab Talmud , akan muncul seorang Mesias pada tahun 440 – 470

       Ada seorang  Israel yang tinggal di pulau Kreta , daerah utara Mesir yang mengatakan bahwa ia adalah Mesias. Orang itu adalah Musa dari Kreta dan pandai berkhotbah menarik banyak pengikut . Musa dari Kreta ini mengatakan baha ia akan membebaskan bangsa Israel dari pembuangan dan membawa mereka kembali ke tanah Israel . Ia mengakui dirinya mampu mengeringkan lautan seperti Nabi Musa sehingga orang Israel dapat berjalan meyeberangi lautan .

       Anehnya banyak orang Israel di Kreta yang percaya ajarannya dan mau ikut ke Israel bersamanya . Mereka banyak yang menjual atau meninggalkan hartanya untuk pergi ke Israel mengikuti Musa dari Kreta . Pada hari yang ditentukan, banyak orang Israel pada hari yang ditentukan berkumpul di tepi pantai. Musa dari Kreta menyuruh pengikutnya untuk berjalan dulu menyeberangi lautan.

        Musa dari Kreta mengatakan dirinya mampu mengeringkan lautan seperti Nabi Musa dan menyuruh orang Israel percaya bahwa laut dapat diseberangi oleh kuasa mukjijatnya. Orang Israel yang percaya lalu berjalan menyusuri lautan . Ternyata Musa dari Kreta berbohog dan ia tidak dapat mengeringkan lautan. Akibatnya waktu di tengah laut banyak yang mati tenggelam oleh gelombang laut. Tapi sebagian dari pengikutnya ada yang selamat dan ditolong sehingga tidak tenggelam.

        Tidak diketahui nasib Musa dari Kreta yang nama aslinya adalah Fiskis. Ada yang bilang dia kabur dan ada yang bilng dia mati tenggelam .Seteah peristiwa itu kelompok itu bubar dengar sendirinya.

Pembahasan
Ajaran Musa dari Kreta jelas penuh dusta karena menganggap dirinya adalah Mesias dan meyatakan mampu mengeringkan laut tapi ternyata tidak bisa akhirnya membuat para pengikutnya mati tenggelam.

 b).  Abu Isa (kegiatannya antara tahun 684-705) dan Yudgha (700-an)

 Abu Isa menjalakan tugasnya sebagai Mesias Palsu pada tahun 684 sampai tahun 705 Masehi. Ia tmerupakan keturunan Israel (Yahudi) yang tinggal di daerah Persia yang pada wakyu itu dkuasai oleh bangsa Arab. Abu Isa atau Ovaidah memiliki nama lahir yaitu Issac ibn Jacob al-Isfahani . Ia mendirikan sebuah sekte (aliran agama Yahudi) dan menyataka dirinya seorang nabi dan mejadi tanda paling terakhir dari lima tanda munculnya Mesias. Ia menyatakan mendapat tugas dari Tuhan untuk mendirikan kerajaan Israel .

 Menurut beberapa sumber sejarah, ia sendiri menyatakan dirinya adalah Mesias .
 Ia mulanya bekerja sebagai tukang jahit pakaian dan ia mengaku mendapat pewahyuan saat bekerja sebagai penjahit.Lalu ia berhasil mengembangkan ajarannya dan memiliki banyak sekali pengikut. Pengikutnya yan merupakan orang Israel dihasut oleh Abu Isa untuk memberontak pada pemerintahan Arab .

 Ajaran dari Abu Isa yang terkenal adalah :
- Makan daging dan anggur dilarang.
- Jumlah pendoa dalam acara kegamaan yang dulu tiga ditambah seingga menjadi tujuh sampai sepuluh orang .
-  Perceraian dilarang
-  Mengakui Abu Isa sebagai nabi dan tanda terakhir dari datangnya Mesias .
-  Semua rabi (pendeta agama Yahudi) adalah nabi.
- Tuhan Yesus dan Muhammad hanya diakui sebagai nabi .

 Pada waktu itu yang kerajaan Arab yang dipimpin Khalifah Abdul Al Malik (685- 705) menguasai seluruh daerah Mesopotamia termasuk wilayah Israel , Persia , Arab, dan Afrika Utara . Israel waktu itu dikuasai bangsa Arab dan bekas Bait Allah dijadikan Masjid sehingga orang Israel tidak bisa lagi mengadakan upacara korban bakaran kepada Tuhan. Dengan alasan  membebaskan tanah Israel, Bait Suci dan bangsa Israel maka pengikutnya mau dibujuk untuk berontak .

 Pemberontakan dimulai dan terjadi perang dahsyat di Persia . Dalam pertempuran di daerah Rai , pasukan Abu Isa dapat dikalahakan oleh pasukan Arab . Abu Isa tewas bersama pengikutnya di bantai musuh di Rai. Gugurnya Abu Isa membuat aliran agama ini tidak menjadi punah.

 Pengikut Abu Isa yang bernama Yudghan, yang dipanggil "Al-Ra'i" terus mengembangkan ajarannya . Bahkan Yudhgan menyatakann dirinya sebagai nabi pada sekitar tahun 700-an . Yudghan, mengajarkan kebebasan siri untk melakukan yang diinginkan . Seperti Abu Isa, gurunya, maka Yudghan menyuruh pengikutnya jangan makan anggur dan daging untuk hidup kudus.

  Setelah Yudghan meninggal maka pengikut Yudghan menyatakan Yudghan adalah Mesias . Pengikut Yudghan lalu mendirikan sekte agama  Yudghanite yang mempecayai Yudgha adalah Mesias yang tidak mati tapi akan datang kembali di akhir jaman.

       Pembahasan
       Ajaran Yudghanite adalah salah, karena ajaran ini mengangap Yudgha itu adalah Mesias dan menggangap Yudgha sebenarnya tidak mati dan akan datang kembali pada akhir jaman. Para pengikutnya sendiri telah melihat kematian Yudgha tapi mengapa menganggap Yudgha tidak mati dan akan datang kembali di akhir jaman .
 Di dunia ini hanya Tuhan Yesus sendiri yang sudah mati tapi bangkit pada hari ketiga dan naik ke Surga serta akan datang kembali sebagai hakim untuk mengadili manusia.  Barangsiapa percaya kepada Yesus akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya.

(Kisa Para Rasul 10 : 39 - 43)
10:39 Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu yang diperbuat-Nya di tanah Yudea maupun di Yerusalem; dan mereka telah membunuh Dia dan menggantung Dia pada kayu salib.
10:40 Yesus itu telah dibangkitkan Allah pada hari yang ketiga, dan Allah berkenan, bahwa Ia menampakkan diri,
10:41 bukan kepada seluruh bangsa, tetapi kepada saksi-saksi, yang sebelumnya telah ditunjuk oleh Allah, yaitu kepada kami yang telah makan dan minum bersama-sama dengan Dia, setelah Ia bangkit dari antara orang mati.
10:42 Dan Ia telah menugaskan kami memberitakan kepada seluruh bangsa dan bersaksi, bahwa Dialah yang ditentukan Allah menjadi Hakim atas orang-orang hidup dan orang-orang mati.
10:43 Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya."


c).  Serene (kegiatannya antara tahun 720 - 723)
       Serene atau sering dipanggail  Sherini, Sheria, Serenus, Zonoria, atau Saüra merupakan seorang rabbi (pendeta Yahudi) yang tinggal didaerah Syria . Ia mengajarkan bahwa akan ada satu masa dimana orang Arab diusir dari tanah Israel dan orang Isael akan memiliki kembali tanah Israel .Serene menjanjikan dirinya adalah Mesias yang akan membebaskan bangsa Israel dari penjajahan bangsa Arab serta membentuk negara Israel yang merdeka dari Arab.  

Ajarannya terus berkembang dan ia memiliki banyak sekali pengikut . Ajaran bahwa ia adalah Mesias begitu menyebar sampai ke daerah Spanyol . Waktu itu itu di Spanyol, orang Israel sangat menderita karna diperas pajak yang begitu berat . Mendengar kabar tentang  adanya Serene yang mau jadi Mesias untuk orang Israel maka banyak orang Israel di Spanyol pergi meninggalkan rumah mereka untuk bertemu menjadi pengikut Serene di Syria.

Serene mengajarkan ajran yang berbeda dengan peraturan rabi (pendeta Yahudi). Hal yang beda dari ajran Serene dengan hukum peraturan rabi/ tradisi Yahudi yaitu :

- Para pegikut Serene diajarkan agar jangan mematuhi hukum pantang makanan  artinya boleh makan makanan haram seperti babi .
-  Perceraian itu diperbolehkan oleh Serene.
-  Pernikahan dan perceraian jangan dicatat dalam dokumen cerai atau nikah
-  Pernikahan dengan keluarga dekat diperbolehkan.
  -  Melarang upacara perjamuan anggur dalam ibadah Yahudi.

Karena kegiatannya maka Khalifah Yazid II memintahkan penangkapan Serene .
Serene saat dalam penahanan dia dituduh merencanakan pemberontakan dan menyebarkan ajara sesat. Serene membela diri , katanya semua yang dilakukannya haya bercanda saja . Akhirya Serene membiarkan dirinya ditahan dan disiksa demi keselamatan bangsa Israel . Para pengikutnya menerima saja pemimpinya di tangkap dan disiksa .

Pembahasan
 Kita akan membahas dua kesalahan ajaran sesat dari Serene yaitu :
*  Perceraian itu diperbolehkan oleh ajaran Serene.
* Pernikahan dan perceraian jangan dicatat dalam dokumen cerai atau nikah.

Tuhan Yesus sendiri mengatakan bahwa bercerai itu sebenarnya tidak boleh , karena pernikahan itu sama dengan penyatuan lelaki dan wanita yang dipersatukan oleh Allah . Jadi apa yang dipersatukan oleh Allah , tidak boleh diceraikan oleh manusia. Hal ini tercatat dalam Matius 19:5-6 . Jadi ajaran Serene yang mempebolehkan bercerai dengan seenaknya tidak sesuai dengan Firman Tuhan .


(Matius 19:5-6)
19:5 Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging.
19:6 Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia."

Tentang perceraian dan surat cerai menurut Tuhan Yesus sebenarnya tidak boleh, tetapi hanya bisa dilakukan jika seorang isteri melakukan perzinahan . Perzinahan itu sendiri harus bisa dibuktikan . Dalam Perjanjian Lama untuk membuktikan kasus perzinahan dapat dilakukan menurut Bilangan 5 :11-30 .

Jadi menceraikan isteri , kecuali karena zinah, lalu perceraian itu dimanfatkan untuk dapat menikah lagi dengan wanita lain merupakan perbuatan zinah yang berdosa .

(Matius 19: 7-9)

19:7 Kata mereka kepada-Nya: "Jika demikian, apakah sebabnya Musa memerintahkan untuk memberikan surat cerai jika orang menceraikan isterinya?"
19:8 Kata Yesus kepada mereka: "Karena ketegaran hatimu Musa mengizinkan kamu menceraikan isterimu, tetapi sejak semula tidaklah demikian.
19:9 Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah."

Seandainya terjadi perceraian karena perempuan itu berbuat zinah yang tidak senonoh, apakah harus dibuat surat cerai ? Alkitab mencatat bahwa surat cerai hanya diberikan jika sang perempuan itu terbukti berbuat zinah .
                 
        ( Ulangan 24:1)

24:1. "Apabila seseorang mengambil seorang perempuan dan menjadi suaminya, dan jika kemudian ia tidak menyukai lagi perempuan itu, sebab didapatinya yang tidak senonoh (zinah) padanya, lalu ia menulis surat cerai dan menyerahkannya ke tangan perempuan itu, sesudah itu menyuruh dia pergi dari rumahnya,

( Yeremia 3:8 )

3:8 Dilihatnya, bahwa oleh karena zinahnya Aku telah menceraikan Israel, perempuan murtad itu, dan memberikan kepadanya surat cerai; namun Yehuda, saudaranya perempuan yang tidak setia itu tidak takut, melainkan ia juga pun pergi bersundal.




 *   Pernikahan dengan keluarga dekat diperbolehkan menurut ajaran Serene.
 Tuhan sangat melarang pernikahan dengan keluarga dekat . Menikah dengan saudara kandung, paman, bibi, ayah ,ibu atau menikah dengan mertua dan menantu merupakan pelanggaran  terhadap ayat- ayat Firman Tuhan seperti dibawah ini .

(Imamat 18:10)
18:10 Mengenai aurat anak perempuan dari anakmu laki-laki (cucu) atau anakmu perempuan, janganlah kausingkapkan auratnya, karena dengan begitu engkau menodai keturunanmu.
18:12 Janganlah kausingkapkan aurat saudara perempuan ayahmu ( bibi), karena ia kerabat ayahmu.

(Imamat 20 :11-14)
20:11 Bila seorang laki-laki tidur dengan seorang isteri ayahnya (ibunya) , jadi ia melanggar hak ayahnya, pastilah keduanya dihukum mati, dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.
20:12 Bila seorang laki-laki tidur dengan menantunya perempuan, pastilah keduanya dihukum mati; mereka telah melakukan suatu perbuatan keji, maka darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.
20:13 Bila seorang laki-laki tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, jadi keduanya melakukan suatu kekejian, pastilah mereka dihukum mati dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.
20:14 Bila seorang laki-laki mengambil seorang perempuan dan ibunya (ibu mertua), itu suatu perbuatan mesum; ia dan kedua perempuan itu harus dibakar, supaya jangan ada perbuatan mesum di tengah-tengah kamu.

(Imamat 20 :17)
20:17 Bila seorang laki-laki mengambil saudaranya perempuan, anak ayahnya atau anak ibunya, dan mereka bersetubuh, maka itu suatu perbuatan sumbang, dan mereka harus dilenyapkan di depan orang-orang sebangsanya; orang itu telah menyingkapkan aurat saudaranya perempuan, maka ia harus menanggung kesalahannya sendiri.

                   (Imamat 20 :11-14)

20:19 Janganlah kausingkapkan aurat saudara perempuan ibumu atau saudara perempuan ayahmu, karena aurat seorang kerabatnya sendirilah yang dibuka, dan mereka harus menanggung kesalahannya sendiri.
20:20 Bila seorang laki-laki tidur dengan isteri saudara ayahnya, jadi ia melanggar hak saudara ayahnya, mereka mendatangkan dosa kepada dirinya, dan mereka akan mati dengan tidak beranak.
20:21 Bila seorang laki-laki mengambil isteri saudaranya, (saudara ipar) itu suatu kecemaran, karena ia melanggar hak saudaranya laki-laki, dan mereka akan tidak beranak.


Jadi dapat disimpulkan menyingkapkan aurat anggota keluarga sendiri bahkan menikahinya adalah perbuatan dosa  yang mendatangkan kutukan bagi sang pelaku juga mendatangkan kutuk bagi anak hasil persetubuhan tersebut .

d).  David Alroy (kegiatannya antara tahun 1160)
       David Alroy ( David Alrui) merupakan Mesias Palsu yang lahir di Kurdistan (sekarang daerah tenggara Turki ) . Ia hidup pada masa perang Salib dimana pasukan Salib menyerbu dan menguasai wilayah wilayah Israel termasuk kota Yerusalem .  David Alroy ini  tinggal di daerah kekuasaan Turki Seljuk yang saat itu menguasai Asia Kecil (Turki), Irak dan Persia . Orang Israel sangat menderita karena mereka dikenakan pajak yang berat bagi mereka yang sudah 15 tahun .

 Bayangkan saja penderiaan mereka , dimana orang Israel yang jadi petani harus menyerahkan sebagian besar hasil panen ,yang berdagang harus menyerahkan sebagian besar harta dan yang jadi petenak harus serahkan tenak untuk kesultanan Turki Seljuk . Krisis ekonomi karena perang salib yang terjadi pada masa itu diperparah dengan pajak yang berat . Ini membuat orang Israel menderita secara ekonomi dan benci pada kerajaan Turki Seljuk .

 David Alroy sejak dulu sangat gemar mempelajari ilmu sihir. Ilmu sihir yang dipelajarinya seperti ilmu menghilang bisa dikuasainya . Berkat ilmu sihirnya itu maka ia dapat menarik banyak orang untuk menjadi pengikutnya .Ia menyatakan dirinya adalah Mesias yangakan menjad raja Israel dan membebaskan Yerusalem dari
penjajahan. Ia menulis surat kepada orang Israel di kota Mosul , Baghad dan kota- kota lain yang banyak orang Israelnya. David Alroy mengumpulkan pengikutnya sambil berkhotbah di gunung Chaftan .

 Ia mengumpulkan para pengikutnya dari berbagai daerah untuk berhimpun di kota Amdia, tempat tinggalnya untuk mulai merebut kota Amadia dari tangan Turki . Mereka lalu mulai mengumpulkan senjata seperti pedang . Saat terjadinya peristiwa pemberontakan tidak diketahu pasti peristiwanya. Ada yang bilang bahwa pemberontakan terjadi perang dahsyat antara pasukan Turki dan pasukan David Alroy . Beberapa pasukan Turki hanyak sedikit yang mati tapi banyak pasukan Alroy yang tewas atau ditangkap . David Alroy juga akhirnya ditangkap .

 Menurut kisah, David Alroy dibawa menghadap sultan Turki Seljuk , yaitu Sultan Muktafi . Sultan Muktafi bertanya kepada David Alroy apakah benar ia raja orang Israel (Yahudi) . David Alroy menjawab bahwa ia adalah raja orang Israel. Kemudian ia dipenjara di Tabaristan dan disana ia lewat ilmu sihirya dapat kabur dari penjara. Ia kemudian menampakan diri ditenagh Sultan dan para pegawainya. Sultan menyuruh pasukannya penjarakan David Alroy kembali ke penjara . Tapi David Alroy yang menguasai ilmu menghilang lalu kabur dari istana tanpa bia dilihat orang.

 David Alroy lalu menyeberangi sungai dengan diikurti beberapa pengikutnya kembali ke kota Amida. Disana ia disambut para pengikutnya dan ia bercerita tentang pengalamannya .Sultan Muktafi marah dan mengancam akan membunuh banyak orang Israel jika David Alroy tidak mau menyerah . Komunitas orang Israel dari Baghdad mendesak agar David Alroy meningalkan cita -citanya sebagai Mesias yang mau membebaskan bangsa Israel karena akan mendatangkan malapetaka dari Sultan .

 David Alroy tetap ada pendiriannya untuk memberontak membebaskan Israel dan menjadi raja Mesias bagi orang Israel . Akhirnya gubernur daerah Amadia , menyogok ayah mertua David Alroy dengan harta banyak agar membunuh David Alroy . Hal ini berhasil dilaksanakan dan David Alroy saat tidur, tewas dibunuh oleh ayah mertuanya .
Dengan terbunuhnya David Alroy maka pemberontakan menjadi berhenti. Tetapi ajaran dari David Alroy yang dinamakan Menahemites, tetap ada dan berkembang menjadi sebuah sekte agama yang di kembangkan oleh sisa- sisa pengikutnya. Sekte agama Menahemites dibentuk dan dikembangkan oleh para muridnya yang tinggal di daerah in Khof, Salmas, Tauris, and Maragha untuk mengenang perjuangan David Alroy .


e).  Mesias Palsu dari Yaman (1172)
Menurut sejarah ada seorang Israel yang tinggal di Yaman yang menyatakan diri sebagai Mesias. Karena Mesias Palsu ini tidak diketahui namanya maka kia sebut saja ” Mesias Palsu dari Yaman” . Pada masa itu orang Israel sangat menderita dianiaya oleh pemerintahan Yaman yang waktu itu dikuasai Dinasti Rasulid. Kesultanan Rasulid waktu itu diperintah Umar I bin Ali (1229-1250) yang bersifat radikal memaksa semua orang Israel pindah agama atau dianiaya.

Mesias Palsu dari Yaman ini menyatakan bahwa kerajaan Mesias akan datang dan ia berhasil mengumpulkan banyak orang Israel jadi pengikutnya. Para pengikutnya disuruhnya untuk membagikan harta kepada orang miskin . Ia berekeliling , berkhotbah sambil mengumpulkan pengikut selama setahun. Sesudah masa setahun maka ia ditangkap oleh penguasa dan dimasukan dalam penjara . 

Dalam penjara ia mengusulkan agar ia dipenggal saja, supaya terpenuhi cita-citanya untuk hidup setelah mati . Ia berkata setelah dipenggal dan mati , ia akan hidup kembali dan memulihkan bangsa Israel. Penguasa Kesultanan Rasulid menuruti nasihat Mesias Palsu itu. Ia dipenggal dan mati tetapi ternyata setelah mati ia tidak bangkit lagi seperti yang di dulu dikatakannya.



f).  Abraham Abdulafia (lahir 1240, meninggal 1291 )

 Abraham Abulafia atau Abraham bin Samuel Abulafia Merupakan orang Israel yang lahir di Saragosa, negeri Spanyol pada tahun 1240.Saat masih kecil Abraham bin Samuel
Abulafia, mengkuti orangtuanya yaitu Samue Abulafia ke daerah Tudela, Navarre . Ayahnya sudah mengajari ia kitab Taurat dan kitab Talmud sejak ia masih kecil.



Abraham Abulafia akhirnya sudah mengerti tentang ajaran Taurat dan Talmud pada umur belasan tahun .  Pada usia 18 tahun, ia mengalami kesedihan karena ayahnya meninggal . Ia merasa sedih walaupun dari ayahnya , ia mendapat warisan yang cukup banyak . Lalu Abraham Abulafia mulai mengembara mencari arti kehidupan . Pada tahun 1260 saat berusia 20 tahun, ia pergi ke Israel unntuk mencari 10 suku Israel yang hilang . Karena di Israel pada waktu itu terjadi perang dan perusakan yang dilakukan oleh para pejuang salib dengan melawan penduduk sekitar dan terjadi perang antara pasukan Mongolia dengan kerajaan Mameluk .

 Perang itu membuatnya kembali ke Eropa melewati Yunani dan samapi di Capua. Disana ia mepelajari filosofi dan buku Maimonides dengan diajar oleh guru Hillel .Disana ia sangat menyukai peajaran tersebut dan belajar dengan rajin. Karena ia senang belajar dan ia menjadi pandai lalu ia mampu mengajar orang lain . Disana ia juga belajar Kabbala (ilmu mistik Yahudi). Ia mulai belajar menjadi penulis buku sesuai dengan bidang yang dipelajarinya.

 Setelah mengerti dengan semua pelajaran yang ada , maka ia kembali ke Spanyol daerah kelahirannya.Di kota Barcelona pada usia 31 tahun ,ia mempelajari Barukh Togarmi yang merupakan salah satu cabang ilmu Kabbala dan juga mempelajari Sefer Yetzirah (buku tentang penciptaan). Karena terlalu banyak belajar dan terlalu pandai dan mendalami ilmu mistik. Ia menyimpulkan dengan rajin melakukan banyak ritual sesuai buku yang dipelajarinya makaia dapat menjadi nabi .

 Kisah selanjutnya , ia menjadi guru yang mengajar ilmu Kabbala di beberapa kota Yunani. Tahun 1279 di Patras, ia menerbitkan buku Sefer ha-Yashar ("Buku Kebenaran"). Dalam bukunya Abraham Abulafia menyatakan bertemu dengan Tuhan
dan Abraham Abulafia menjadi nabi Tuhan . Di Capua , ia mengajar beberapa murid.
Popularitasnya semakin terkenal dan pada tahun 1280 , ia ke Roma, Italia. Ia berkhotbah bahwa ia akan membujuk Paus Nicholas III untuk pindah agama menjadi pengikut agama Yahudi . Paus Nicholas III mendengar hal itu marah dan lalu memerintakan pasukan untuk membakar Abraham Abulafia .

Perintah Paus terdengar oleh Abraham Abulafia dan ia menjadi khawatir. Tapi karena Paus Nicholas III meninggal mendadak karena sakit jantung maka perintah Paus untuk membakar Abraham Abulafia tidak jadi dilaksanakan karena para pasukan Paus sibuk menyiapkan pemakaman bagi Paus  Nicholas III. Abraham Abulafia lalu kembali ke Roma dan ia di penjara selama sebulan oleh para pendukung Paus .

Setelah keluar dari penjara, Abraham Abulafia ke pulau Sisilia setelah menarik banyak pengikut maka ia menyatakan dirinya adalah Mesias . Rakyat pulau Sisilia tidak senang akan ajarannya maka Abraham Abulafia dianiaya dan diusir . Orang Israel lainnya tidak senang dan menulis menenang ajarannya dan ajarannya di sekolah Spanyol dilarang.
Abraham Abulafia dalam kondisi stres kemudian menyingkir ke pulau Comino . Disana ia dibantu pengikutnya yang setia menulis beberapa buku . Abraham Abulafia
akhirnya meninggal pada  tahun 1291 . Beberapa abad kemudian buku hasil karyanya diterbitkan di Yerusalem pada tahun 1990-an. Buku- bukunya ada yang bersifat sesat karena berisi ajaran tentang meditasi dan cara mengendalikan jiwa dalam tubuh dengan mistik.


g).  Nissim bin  Abraham

Nissim bin  Abraham merupakan Mesias Palsu dan Nabi Palsu yang aktif di Avilla. Ia menajarkan pada muridya bahwa saat ia menyusun buku tentang ilmu mistik, ia dibantu oleh malaikat saat menulis buku The Wonder of Wisdom. Ia juga menulis tentang Tammuz yang menuliskan kedatangan Mesias pada tahun 1295 .

Ia menyuruh muridnya untuk bersiap menyambut kedatangan Mesias dengan cara melakukan puasa dan memberi sedekah kepada fakir miskin . Nissim bin  Abraham menetapkan satu hari di tahun 1295 dimana Mesias akan datang dan semua pengikutnya diharapkan berkumpul unuk menunggu kedatangan Mesias pada hari yang ditentukan .
Semua pengikutnya akhirnya berkumpul dan menunggu kedatanan Mesias. Mereka menunggu selama bebeapa jam tapi Mesias tidak datang. Penikutnya banyak yang kecewa padanya. Beberapa pengikutnya meyatakan keluaran dari ajaran Nissim bin  Abraham dan akan mempelajari agama Kristen .

h).  Moses Botarel (1413)

 Moses Botarel tinggal di Cisneros, dia belajar di sekolah di Spanyol. Ia merupakan murid yang mempelajari Kaballa , filosofi dan ilmu tentang obat- obatan. Ia juga mempelajari ilmu agama dan ilmu tentang Tuhan . Lalu setelah ilmu pengetahuannya cukup banyak maka ia menjadi guru yang mengajar tentang ilmu agama , ilmu tentang Tuhan, dan ilmu Kaballa .

 Ia sangat kagum pada Aristole , seorang bijaksana sambil mengambil kalimat dari kitab Talmud bahwa orang bijak lebih baik daripada nabi . Ia juga mempercayai kehebatan dari jimat dan permata untuk keperluan sihir . Ia berkata bahwa dengan menyebut nama Tuhan dapat mendatangkan kekuatan gaib seperti sihir . Ia juga mengajarkan bahwa dengan puasa, membersihkan diri dengan air dan berdoa kepada Tuhan harus dilakukan .

 Ia mengatakan bahwa Nabi Elia pernah menemuinya dan mengatakan bahwa ia adalah Mesias . Lalu ia menulis surat kepada banyak rabbi (pendeta agama Yahudi ) tantang hal itu . Dalam suratnya juga ia menulis bahwa ia dapat menyelesaikan semua masalah dan menyuruh para rabbi mengirimkan beberapa pertanyaan kepadanya . Ia mengatakan bahwa dirinya adalah rabbi, orang suci yang paling hebat.  Seorang ahli filosofi Hasdai Crescas percaya kepada ajarannya.

Moses Botarel pada tahun 1409 memenuhi undangan dari Maestro Juan (seorang  ahli agama Kristen ) untuk mengajarkan tentang Sefer Yezirah (cabang ajaran agama Yahudi). Ia juga mengatakan tenang rahasia dari Tuhan bahwa orang yang bukan orang Israel yang belajar hukum Taurat adalah setara dengan Imam Besar agama Yahudi .

Moses Botarel juga mengajarkan dan memberi komentar tentang Kaballa kepada Maestro Juan. Komentar Moses Botarel tentang Sefer Yeẓirah diterbitkan di Mantua pada tahun 1562, dengan teks dan komentarahli lainnya; Kemudian diterbikan lagi di  Zolkiev pada tahun 1745; di Grodnopada tahun 1806; dan di Wilna pada tahun 1820.


Pembahasan
Ajarannya memang banyak yang sesat , kesesatan ajarannya adalah :
* Mempercayai kehebatan dari jimat dan permata untuk keperluan sihir .

    Seperti yang telah diketahui bahwa jimat itu mendandung kekuatan gaib karena adanya roh jahat yaitu roh ilmu gaib yang merasuk kedalam  jimat tersebut sehingga jimat tersebut mampu mendatangkan kekuatan gaib . Semakin sering jimat dipakai dan jimat diperkuat lewat mantera dan mempersembahkan sesajen dan sebagainya maka semakin banyak pula roh jahat yang masuk ke dalam jimat sehingga jimat dapat makin hebat ilmu gaibnya .  Firman Tuhan dalam II Tawarikh 33 : 6B, bahwa ramal, sihir dan memanaggil  roh jahat (lewat jimat) adalah suatu perbuatan jahat dan  menyakiti hati Tuhan .

* Menyebut nama Tuhan dapat mendatangkan kekuatan gaib seperti sihir
   menurut ajaran Moses Botarel.

 Kita sebenarnya boleh menyebut nama Tuhan untuk berbicara pada Tuhan , untuk minta tolong pada Tuhan . Tetapi jangan menyebut nama Tuhan dengan sembarangan untuk dapat mendatangkan kekuatan gaib sepert sihir .

(Keluara 20 :7)
20:7 Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.

     Didunia ini Tuhan dan Iblis memang sama- sama dapat mendatangkan Mukjizat . Bagaimana kita dapat membedakan apakah orang itu mendatangkan mukjiat dari Tuhan atau dari Iblis. Itu sebenarnya mudah dari ajarannya kita dapat mengetahui asal mukjizat itu dari Tuhan atau dari Iblis.

   Jika orang itu melakukan mukjizat dengan memakai nama Tuhan Yesus dan tidak dicampur dengan nama ilaah- illah lain atau mantra lain akan dapat dipastikan orang itu  melakukan mukjizat dari Tuhan .
       Jika orang itu melakukan mukjizat dengan memakai nama illah (dewa) lain atau nama orang lain atau memakai nama Yesus tapi dicampur dengan nama illah- illah lain atau mantra lain akan dapat dipastikan orang itu  melakukan mukjizat dari Iblis .




i).  David Reubeni (lahir tahun 1490)
  David Reubeni adalah orang Israel yang lahir pada tahun 1490 di kota Khaibar, Arab Tengah . Padatahun 1522, ia pergi ke Nubia dan Mesir menyatakan dirinya adalah keturunan Muhammad . Ia berkata kepada komunitas orang Israel bahwa ada kerajaan orang Israel di daerah timur . Reubeni ke Venice lewat Alexandria pada bula Febuari 1524 . Dia berkata pada Paus Clement VII bahwa ia membawa misi dari orang Israel didaerah timur. Dia berhasil membujuk 2 pedagang kaya Yahudi yaitu Mose dan Felice untuk membiayai perjalanannya ke Roma.

 Di Roma ia berkata pada Paus Clement VII dan Kardinal Giulio bahwa ada kerajaan orang Israel di daerah Arab yang dipimpin oleh saudaranya Joseph Reubeni.
Seorang mentri Portugis, Miguel da Silva menganggap David Reubeni pantas untuk dijadikan sekutu untuk menghadapi musuh Portugis . Orang Israel disana lalu mengumpulkan uang untuk membiayai perjalanannya ke Portugal untuk bertemu dengan Raja Portugis . Hal ini karena David Reubeni pandai berdusta dan pandai membujuk orang lain .

 David Reubeni lalu ke Portugis untuk bertemu dengan Raja Portugis yaitu John III di Almerim pada tahun 1525 . Berkat bujukan dari David Reubeni , Raja Portugis mau meminjamkan 8 kapal dengan 4.000 meriam untuk mendukung perjalanannya menjelajahi dunia untuk kepentingan Portugis. Tapi kemudian Raja berpikir lagi, karena raja Portugis sering menganiaya orang (Israel)Yahudi di Portugis. Lalu Raja Portugis membatalkan rencana untk meminmka kapal kepada David Reubeni .

 David Reubeni menyataan dirinnya adalah Mesias dan ia berhasil menyelamatkan seorang wanita dari pengadilan agama . Ia lalu bertemu dan berbicara dengan duta besar orang Israel Yahudi dari negara Barbary . Ia menjadi semakin terkenal dikalangan orag Israel di portufis dan membuat penguasa Portugis khawatir tentang apa yang akan dilakukannya .

 David Reubeni lalu ke Avignon lalu ke Milan bertemu dengan Solomon Molcho. David Reubeni menuju Venice menawarkan persekutuan dengan orang Yahudi di Timur untuk melawan Turki Ottoman. Penguasa Venice menolak usulnya lalu mengusir dia.
Lalu ia bersama Solomon Molcho ke Ratisbon untuk bertemu dengan Kaisar Spanyol, Charles V menawarkan persekutuan dengan orang Yahudi di Timur untuk melawan Turki Ottoman .

Tapi pemerintah Spanyol menahan David Reubeni dan Solomon Molcho dipenjara. Mereka berdua diadili pengadilan agama (Inquisition). Hasil pengadilan itu mereka dihukum di bakar ditiang di Llerena, Spanyol karena dianggap murtad dari ajaran Kristen . Tapi ada pula sumber yang mengatakan bahwa David Reubeni mati dalam penjara . Tanggal David Reubeni meninggal tidak diketahui tapi diperkirakan antara tahun 1532 sampai tahun 1535.

Pembahasan
Dari kisah diatas kita membahas kisah sesorang yang diluar Tuhan Yesus. Ia hidup sebagai pendusta yang bepetualang kesana kemari untuk bekisah dusta demi mendapatkan harta dan popularitas . ia berdusta mengaku akan menawarkan kerja sama bagi raja- raja dengan kerajaan Israel di daerah Timur. Padahal sesunguhnya ia tidak pernah berkenalan dengan kerajaan Israel di daerah Timur . Ia bukan mesias tapi mengaku sebagai Mesias dan banyak dusta yang lainnya . Akhirnya ia mati dengan cara dihukum bakar pada tiang, karena perbuatannya yang sering berdusta .


j).  Solomon Molcho (masa hidup antara 1500- 1532)

  Solomon Molcho memilki nama asli Diogo Pires lahir di Portugal .Di Portugal  pada masa  itu tidak ada toleransi agama , semua harus beragama Katolik jika tidak maka akan diusir atau diadili oleh pengadilan agama untuk dihukum bakar. Itulah sebenarnya banyak orang Israel berpura- pura beragama Katolik tapi sebenarnya beragama Yahudi demi keselamatan nyawa mereka .

  Saat David Reubeuni datang , ia lalu tertarik mendengarkan ajarannya . Solomon Molcho lalu menawarkan diri untuk bergabung dengannya . David Reubeuni menolak ajakannya , lalu Solomon Molcho berkeinginan kembali menjadi pemeluk agama Yahudi dan meninggalkan agama  Katolik yang dianutnya.

  Solomon Molcho lalu menyunat dirinya sendiri lalu ke Turki pada tahun 1525. Ia ke Turki untuk menghindari aniaya agama dari Portugis kareana ia pindah agama. Di Turki  daerah Salonika , ia belajar Kaballa dari Joseph Taytazak . Setelah selesai belajar tahun 1529  , maka ia menjadi pengkhotbah tentang tanah Israel . Ia terkenal karena khotbahnya mengatakan bahwa kerajaan Mesias akan datang pada 1540 . Ia berhasil memperoleh perhatian dari Paus Clement VII dan beberapa kardimal dimana ia dapat berbicara degan mereka.

 Setelah mempelajari Kaballah sambil merenung akirnya ia menyatakan dirnya adalah Mesias .Tahun 1532, ia lalu menemani David Reubeni di kota Regensburg, Jerman untuk menemui Raja Spanyol Charles V. Ia membawa bendera Yahudi saat menghadap. Raja Spanyol Charles V memerintahan mereka berdua di penjara . Solomon Molcho lalu dibawa ke Italia kemudia dibawa ke Mantua.

  Di Mantua , Portugis berlangsung pengadilan terhadap Solomon Molcho . Ia dituduh murtad dari agama Katolik lalu ia dihukum mati . Hukuman mati yang dijalaninya  berlangsung mengerikan dengan cara di bakar pada tiang. Akhirnya ia tewas dengan di bakar di tiang pada tahun 1532


….. Bersambung